Headline

Pejabat Kemendag Pernah Diboyong ke Lokasi

DINAS Perdagangan (Disdag) Provinsi Sulsel sudah pasti kecolongan dengan adanya kejadian ini. Artinya, pengawasan yang dilakukan selama ini kurang maksimal.
Padahal kerap digembar-gemborkan jika OPD tersebut melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah distributor sembako. Termasuk Benteng Baru.
Malah, belum lama ini, Dinas Perindag Sulsel dipimpin langsung Kepala Dinasnya Hadi Basalamah memboyong salah satu pejabat Kementerian Perdagangan RI bersama wartawan ke gudang Benteng Baru. Tujuannya untuk melihat stok gula jelang ramadan di sana.
Ketika dikonfirmasi wartawan terkait persoalan itu, dengan datar Hadi Basalamah berujar, sesuai Peraturan Kementerian Perdagangan (Kemendagri), gula rafinasi diperuntukkan bagi industri makanan dan minuman.
Kebutuhannya di Sulsel cukup besar, yakni sekitar 10 ribu ton sebulan atau 120 ribu ton setahun.
Terkait Benteng Baru, Hadi mengaku selama ini sudah melakukan pengawasan. Untuk sanksi terhadap perusahaan tersebut, dia hanya berujar, ada mekanismenya. “Kalau untuk sanksi ada mekanismenya, ” pungkasnya.
Anggota DPRD Sulsel, Irwan Hamid meminta kepada aparat penegak hukum untuk memproses pelaku hingga tuntas. ”Pelakunya harus ditindak tegas, karena gula jenis itu sangat membahayakan masyarakat jika dikonsumsi langsung. Gula rafinasi kan untuk keperluan industri. Apalagi peredarannya dilakukan secara ilegal. Tidak melalui pemeriksaan lembaga berkompeten,” kata legislator PKB Sulsel ini.
Terpisah, Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Sulsel, M Guntur mengatakan pihaknya tidak bisa berkomentar banyak terkait kasus gula rafinasi yang ditemukan Satgas Ketahanan Pangan Sulsel. Alasannya, gula rafinasi masih berupa row material, bukan produk makanan jadi. Itu berada di bawah kewenangan Dinas Perdagangan.
“Terkait gula rafinasi, itu masih row material. Kecuali kalau sudah jadi kuemi, itu kewenangan kami. Konsultasikan saja ke Perindag,” ungkap Guntur.
Dia juga mengaku tak bisa memberi penjelasan terkait produk makanan yang mengandung gula rafinasi, karena tidak bisa dideteksi. (rhm/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top