Sulselbar

Jemaat Gereja Keracunan Kue Donat

SELIDIKI -- Kasat Reskrim Polres Lutim, Iptu Akbar A Malloroang (kiri) saat mencium adonan yang dicampur kedalam makanan tersebut.

LUTIM, BKM — Sebanyak 28 orang jemaat gereja dilarikan ke Puskesmas Angkona, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, Sabtu (20/5) petang kemarin.

Para jemaat gereja diduga keracunan akibat memakan makanan jenis kue pawa dan donat saat kegiatan ibadah rumah tangga gereja jemaat Gereja GKST Moria Angkona dan Jemaat Gereja GIPIL Angkona.
Kapolres Luwu Timur, AKBP Parojahan Simanjuntak Minggu (21/5) mengatakan, puluhan jemaat ini merasakan mual, pusing dan muntah – muntah setelah mengkonsumsi makanan kue jenis pawa pada donat tersebut.
Berdasarkan hasil penyelidikan, makan itu telah dipesan dijasa katering kue milik Suhaini, dusun Turunan Bajo, Desa Tampinna, Kecamatan Angkona. “Mereka merasa mual, pusing dan muntah setelah memakan kue itu,” katanya.
Menurutnya, pihak Puskesmas Angkona sendiri juga sudah memperbolehkan pulang sebanyak 24 orang jemaat dari 28 orang jemaat yang telah dirawat. “Ada empat orang lainnya masih rawat inap karena kondisinya masih lemas,” ungkap Parojahan.
Dia menambahkan, hasil sementara pihak medis jika puluhan orang tersebut telah mengalami keracunan setelah mengkonsumsi makanan jenis kue pawa dan donat.
“Diduga kuat campuran kue telah kedaluwarsa,” ungkapnya.
Sementara itu, Pemilik Katering, Suharni mengaku telah merasakan adanya aroma lain dari bubuk powder yang akan digunakan itu. Hanya saja, ia menanggap kalau bubuk tersebut masih dapat dicampurkan kedalam adonan kue.
“Bubuk powder ini dibeli sekitar setahun yang lalu dan disimpan didalam toples. Keluarga kami juga ikut mengalami gejala keracunan makanan termasuk saya sendiri,” ungkap Suharni. (alp/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top