Berita Kota Makassar | Pemprov Dorong Percepatan PLTS
Sulselbar

Pemprov Dorong Percepatan PLTS

IST DISAMBUT -- Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dan wakilnya, Enny Anggraeny Anwar ketika disambut sejumlah pejabat lingkup Pemprov Sulbar di Bandara Tampa Padang Mamuju.

MAMUJU, BKM — Permasalahan lisitirk yang dihadapi warga Karampuang saat ini segera teratasi. Sebentar lagi, Pembangkit Listirk Tenaga Surya (PLTS) yang dibangun Millenium Challenge Account (MCA) Inddonesia segera menerangi warga yang bermukim di Karampuang.
Ground Breaking pembangunan PLTS dilakukan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Jumat (19/5) yang juga dihadiri Bupati Mamuju, Habsi Wahid, Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin, Asisten Tata Praja, Nur Alam Thahir, Kepala Bappeda Sulbar, Junda Maulana, Kepala Dinas Pertanian Sulbar, Hamzah, dan pejabat lainnnya dari lingkup Pemprov Sulbar dan Pemkab Polman.
Proyek tersebut akan menyediakan fasilitas PLTS dengan kapasitas total 598,4 kW. PLTS ini akan mengalirkan listrik bagi 3.317 orang yang tergabung dalam 784 keluarga di Pulau Karampauang, Mamuju, Sulawesi Barat.
Direktur Sy Energy Indonesia, Hengky Loa menyampaikan, bahwa proyek tersebut akan dirampungkan Desember mendatang. Dan penduduk Pulau Karampuang sudah bisa menikmati listrik. Jika tidak bisa selesai untuk empat titik di bulan Desember, diharapkan ada satu titik yang selesai pada bulan Agustus, dan menjadi kemerdekaan untuk masyarakat Karampuang,” kata Hengky Loa.
Untuk PLTS tersebut, dibangun di empat lokasi di Desa Karampuang, yaitu PLTS-1 (Dusun Karampuang I), PLTS-2 (Dusun Kareang), PLTS-3 (Dusun Ujung Bulo), dan PLTS -4 (Dusun Karampuang II). Hingga saat ini, tahap persiapan proyek yang sudah berjalan mencakup konstruksi untuk pembersihan wilayah kerja, pendirian gudang sementara, perbaikan jetti dan pekerjaan fondasi.
Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, mengemukakan, diawal pemerintahannya sebagai gubernur baru yang telah terpilih, sangat mengapresiasi pihak MCA Indonesia yang telah menjadi motor penggerak terpenuhinya kebutuhan listrik di Pulau Karampuang.
Ia berharap, keberlanjutan program tersebut dapat dimanajemen dengan baik. Baik dari segi pemeliharaan peralatan, pembinaan masyarakat dan pemberian pelatihan.
”Saya berharap keberlanjutan program ini harus dimanajemen dengan baik. Begitu selesai, kami jangan dilepas begitu saja. Harus ada pelatihan dan pembinaan. Saya juga berharap, pemeliharaan peralatan tetap diperhatikan. Atas kerjasama kita bersama dan tentunya dukungan kerjasama beberapa negara-negara yang tergabung dalam MCA Indonesia sehingga kebutuhan listrik terpenuhi,” kata Ali Baal. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top