Politik

Golkar Amankan 4 Ketua DPD II

MAKASSAR, BKM–Partai Golkar telah mengamankan empat Ketua DPD II Golkar di Sulsel untuk diusung di Pemilihan bupati (Pilbup) dan Pemilihan Wali Kota (Pilwali) masing-masing Iksan Iskandar di Jeneponto, Andi Fahsar Pajalangi di Bone, Taufan Pawe di Parepare serta Muslimin Bando di Enrekang. Hasil Rakornis Golkar se Sulsel yang digelar di Four Poin Sherator Hotel memutuskan hanya empat DPD II yang tidak membuka penjaringan bakal calon bupati dan wali kota. “Namun keempatnya menggelar pleno untuk disampaikan ke DPD I dan selanjutnya akan diteruskan ke DPP Golkar untuk mendapatkan pengesahan,”ujar Wakil Ketua Bidang Bappilu Golkar Sulsel HA Kadir Halid, Senin (15/5).
Menurut adik kandung ketua Golkar Sulsel HAM Nurdin Halid (NH) ini, keempat kepala daerah tersebut selain adalah ketua DPD II juga merupakan petahana yang memiliki survei ayng cukup bagus.
Untuk tujuh daerah lain, seperti Makassar, Bantaeng, Sinjai, Wajo, Sidrap, Pinrang dan Palopo semua kandidat diminta untuk bersosialisasi terutama di Makassar. “Saya tidak melihat kandidat Wali Kota memasang baliho, kecuali Pak Rusdin Abdullah , namun baliho untuk NH di Pilgub,”jelas Kadir. (rif)
Keputusan lain yakni seluruh anggota fraksi Golkar di Sulsel wajib menggerakkan tim pemenangannya
untuk pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulsel HAM Nurdin Halid-Abd Aziz Qahhar Mudzakkar (NH-Azis) di Pilgub.
Adapun materi Rakornis diisi oleh HM Roem mewakili sekjen Idrus Marham, ketua komisi 2 DPR RI Zainuddin Amali, Konsultan serta Arfandi Idris dan HA Kadir Halid.
Hal lain yang mencuat di Rakornis yakni ancaman pemberian sanksi bagi Ketua DPD II Golkar Luwu Andi Mudzakkar yang tetap melakukan sosialisasi sebagai bakal calon Wakil Gubernur. Padahal Golkar sudah menetapkan NH dan Aziz sebagai pasangan calon. “Kalau Pak Andi Cakka masih tetap bersosialisasi, maka Golkar akan menyiapkan sanksi,”ujar Wakil Ketua Golkar Sulsel Risman Pasigai. (rif)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top