Sulselbar

OPD Agar Jembatani Kepentingan Masyarakat

MAMUJU, BKM — Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju memberi pelatihan bimbingan perdagangan kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) dan asongan yang berlangsung di D’Maleo Hotel & Convention Jumat, (12/5).
Wakil Bupati Mamuju, H Irwan SP Pababari menyampaikan, pelatihan hari ini adalah langkah awal untuk menuju ke langkah selanjutnya. Karena ini bertujuan untuk membina dan menata PKL serta membangun kesepahaman dengan para pelaku usaha. Disadari tentu bukanlah perkara mudah. Karena berbicara tentang penataan dan pembinaan hampir dipastikan akan berdampak pada dua hal yang saling kontradiktif. Pertama, jika kesepahaman dapat dirumuskan maka akan berbuah ketertiban dan kenyamanan pada para pelaku usaha. Namun sebaliknya, jika kesepahaman sulit dirumuskan dikarenakan semua pihak selalu mengedepankan ego sektoral, maka tentu akan berdampak pada sulitnya menciptakan iklim usaha yang kondusif dan bersahabat.
”Tentu kita semua tidak ingin hal tersebut terjadi,” tegasnya.
Melalui forum ini, kata Irwan, pihaknya sangat berharap baik itu dari pemerintah dalam hal ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dapat menjembatani segala kepentingan masyarakat dengan tetap mengacu pada aturan yang berlaku. ”Terlebih saya berharap kepada seluruh masyarakat utamanya para pelaku usaha kecil dapat memahami dan mengikuti segala prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah daerah. Karena harus diyakini, apa yang telah kami laksanakan tentu muaranya adalah untuk kepentingan dan kemaslahatan bersama,” ujarnya.
Sekadar diketahui, acara tersebut dihadiri 35 orang PKL yang ada di Kabupaten Mamuju. Pelatihan berlangsung selama empat hari mulai dari 12 sampai 15 Mei 2017. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top