Gojentakmapan

Nurhidayat Jatuh dari Air Terjun Ketinggian 30 Meter

GOWA, BKM — Nurhidayat (18), warga Jalan Daeng Tata 3, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, hingga Minggu pagi (14/5), belum juga ditemukan. Nurhidayat dinyatakan hilang tenggelam setelah terjatuh dari air terjun ketinggian 30 meter di muara sungai Depa’, Dusun Tanetea, Desa Bontomanai, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa pukul 15.30 Wita, Sabtu (13/5).
Proses pencarian korban yang dilakukan warga sekitar bersama aparat Polsek Bungaya dan pemerintah setempat sempat terhenti lantaran hari telah gelap. Pencarian pun dilanjutkan pada Minggu pagi setelah tim Basarnas Makassar tiba di TKP.
Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan yang dikonfirmasi Minggu pagi, mengatakan, hingga kini korban belum ditemukan. Pencarian dilakukan mulai dari sungai Depa’ hingga ke buangan air terjun di bawahnya. Jarak tumpah air sungai Depa’ ke bawah mencapai 30 meter. Tak heran jika warga setempat memastikan jika Nurhidayat sudah tewas.
Disebutkan Mangatas, berdasarkan beberan kesaksian kesembilan teman-teman korban yang datang berekreasi di sungai berpanorama indah itu sejak Sabtu Sore, Nurhidayat langsung saja menceburkan dirinya masuk ke sungai untuk mandi-mandi. Sementara teman-temannya yang lain nyambi istrahat dulu.
”Kronologisnya disebutkan, korban bersama sembilan orang temannya dari Makassar menuju TKP untuk rekreasi dan mengetahui lokasi sungai menawan itu lewat medsos facebook. Sesaat baru sampai di TKP, korban sendiri langsung mandi di sungai. Sedangkan temannya yang lain masih istrahat di pinggiran. Dalam waktu cepat korban terbawa arus hingga di ujung arus sungai. Korban tidak dapat menahan dan langsung terjatuh dari air terjun ketinggian sekitar 30 meter.
Teman korban yang melihat kejadian langsung minta tolong ke Polsek bersama masyarakat untuk dilakukan pencarian. Namun sampai saat ini belum ditemukan. Pencarian dihentikan karena kondisi hari telah gelap sambil menunggu bantuan tim SAR.
Disebutkan, proses pencarian dihentikan karena lokasi sungai Depa’ gelap di malam hari. Sungai juga penuh bebatuan berlumut. Sementara jarak TKP dari perkampungan sekitar satu kilometer.
Minggu pagi, tim Basarnas yang sudah tiba di lokasi langsung melakukan pencarian dengan menyisir hulu sungai hingga ke muara buangan air sungai yang membentuk air terjun. (sar/mir)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top