Metro

Bocah Pandai Berbahasa Inggris Itu Berpulang

MAKASSAR, BKM– Inalilahi waina ilahi rajiun. Tiada yang bisa menebak kehendak Ilahi, ketika akhirnya Ziaulhaq Jauzy Sabri bocah lima tahun itu dipanggil sang Pencipta, Minggu (14/5) dini hari.
Bocah yang juga anak bungsu dari Asisten I Pemerintah Kota Makassar, Muh Sabri itu semasa hidupnya dikenal periang dan padai berbahasa Inggris dan Mandarin.
Sikap tegas yang melekat pada diri Sabri selama ini seketika hilang, saat berada di lokasi pemakaman anaknya di lokasi pemakaman yang hanya berjarak sekitar 15 meter dari rumah duka di Jalan Inspeksi Kanal, Kompleks Perumahan Dosen UMI.
Air mata mantan Kadis Perhubungan Kota Makassar itu sesekali nampak mengalir di pipi hingga jatuh ke pundak para pejabat Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang hadir dan memeluk Sabri sambil menghaturkan turut belasungkawa.
Isak tangis dari pihak keluarga maupun para kerabat mengiring pelepasan jenazah Ziaulhaq Jauzy Sabri untuk dimakamkan.
Bukan hanya pejabat SKPD yang hadir, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto bersama istrinya Indira Yusuf Ismail merupakan Ketua TP PKK Kota Makassar. Wali kota bersama istri memanjatkan doa di rumah duka pada pukul 07.30 wita. Turut terlihat Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Ibrahim Saleh, dan beberapa anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Makassar.
“Innalillahi wainna ilaihi rojiun. Kami turut berduka cita atas kehilangan yang dirasakan oleh keluarga. Insya Allah, keluarga yang ditinggalkan tabah dan tegar melewati cobaan ini,” ujar Danny sapaan akrab wali kota.
Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal juga nampak memanjatkan doa dan menyampaikan ke pihak keluarga untuk tegar menghadapi apa yang telah digariskan.
Ditemui di rumah duka, Samsu Bahri sopir pribadi Sabri yang sempat ikut mengantarkan anak bungsu Muh Sabri ke Rumah Sakit Ibu dan Anak Cathrina Booth mengatakan, almarhum sempat dibawa ke rumah sakit yang terletak di Jalan Arif Rate Sabtu sekira pukul 23:00 Wita. Sebelumnya ia mengaku tidak melihat adanya tanda-tanda akan kepergian almarhum. Sebelumnya pada Sabtu sore, Ziaulhaq Jauzy Sabri sempat bermain dan tidak memperlihatkan tanda-tanda kurang sehat. ” Malamnya baru demam sekitar jam 11.00 Wita malam dan langsung dilarikan ke RS Cathrina Booth pakai mobil pribadi ji,” ucapnya.
Di Jalan Sungai Saddang, dalam mobil, pihak keluarga tiba-tiba panik. Sebab demam Ziaulhaq semakin naik, badannya juga kejang-kejang dan diare. Di RS Cathrina Booth, Ziaulhaq sempat mendapat penanganan dari pihak rumah sakit. Hanya saja, perawat yang menangani bukan spesialis untuk anak.
“Di Jalan Sungai Saddang Pak Sabri semakin panik karena anaknya kejang-kejang dan sempat diare. Sampai di RS, sempat ada penanganan tapi bukan dokter anak dan malampi baru kita tahu. Sementara beberapa rumah sakit lain seperti di RS Siloam, RS Hikmah penuh. Di RS Stella Maris sempat kosong tapi Ziaulhaq masih harus pakai bantuan oksigen dan transisi jadi diminta untuk beberapa menit dirawat. Sekitar jam 02:00 pagi diketahui sudah meninggal,” jelasnya.
Sementara itu, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar turut terlihat melayat ke rumah duka dan turut berbela sungkawa.
Ketua Komisi A DPRD Makassar, Abdi Asmara menyatakan semoga keluarga diberi ketabahan, dan ia baru mengetahui kabar tersebut dari teman sejawatnya Susuman Halim yang lebih dulu tiba dirumah duka.
“Kaget juga mendengar dari pak sugali bahwa anak bu lisda dan pak sabri meninggal, makanya saya cepat datang kesini,”ujarnya saat dirumah duka.
Susuman Halim yang juga anggota DPRD Makassar menyatakan Putra bungsu dari tiga bersaudara yang bernama Muh Ryan Fitrah Sabri, Muh Andri Sheva Sabri dan Muh Ziaulhaq Ilham Jauzy Sabri dari pasangan Muh Sabri dan Lisda telah menghembuskan nafas terakhirnya di Rumah Sakit Ibu dan Anak Chaterina.
“Katanya sudah dua hari ini, anaknya sakit muntaber dan kemarin malamnya pukul 22.15 dilarikan kerumah sakit karena ia juga demam tinggi nanti masuk UGD selama dua jam ia dinyatakan sudah meninggal,” katanya.(arf-ita)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top