Berita Kota Makassar | Syahrul: Biar Wali Kota yang Tangani
Metro

Syahrul: Biar Wali Kota yang Tangani

MAKASSAR, BKM– Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengaku tidak ingin terlalu jauh mencampuri persoalan yang belum tuntas antara pedagang dan pengembang Pasar Sentral atau Makassar Mall dari PT MTIR.

Kepada wartawan, Jumat (12/5), secara singkat dia mengatakan jika persoalan itu sudah ditangani Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto. “Biar wali kota saja yang selesaikan,” singkatnya.
Gubernur dua periode inipun sempat menyinggung jika persoalan tersebut sudah dalam pemeriksaan. Namun tidak jelas, pemeriksaannya terkait apa dan siapa yang memeriksa. “Sudah ditangani Wali Kota dan diperiksa sekarang,” katanya sambil buru-buru naik ke mobilnya.
Memang sebelumnya, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dikabarkan telah melakukan audit terhadap proses pembangunan Makassar Mall dan transaksi lods antara pedagang dan pengembang.
Sementara itu, Dinas Penataan Ruang Kota Makassar mengaku belum menerbitkan Sertifikat Layak Fungsi (SLF) gedung baru Pasar Sentral Makassar Mall.
Alasannya, fasilitas di dalam gedung Pasar Sentral Makassar Mall belum sepenuhnya rampung dan belum layak dioperasikan. Sehingga, pihak ketiga yakni PT Melati Tunggal Inti Raya (MTIR) diberikan kesempatan melengkapi fasilitas dalam gedung sesuai direkomendasikan tim teknis dari Dinas Penataan Ruang Kota Makassar seperti genset dan kelistrikan.
“Terbitnya SLF tergantung dari MTIR. Kalau MTIR sudah melengkapi sesuai yang direkomendasikan pasti kita kembali turun melakukan peninjauan. Peninjauan dilakukan untuk melihat apakah masih ada ditemukan masalah atau tidak ada lagi,” kata Kepala Dinas Penataan Ruang Kota Makassar, Ahmad Kafrawi, Jumat (12/5).
Kafrawi menambahkan, yang harus diperhatikan pihak MTIR yakni genset. Tim teknis sempat melihat genset, tetapi genset milik MTIR belum berfungsi. Genset itupun didatangkan dari luar Indonesia.
Selain itu, MTIR juga harus memberikan tanda jalur evakuasi untuk orang yang ada dalam gedung ketika terjadi sesuatu. Dan itu saat ini belum ada. “Ini tergantung dari MTIR saja yang melaksanakan itu,” sebutnya.
Ketua Asosiasi Pedagang Pasar Sentral Makassar Mall (APPSM) Andi Parenrengi mengatakan, sejauh ini seluruh pedagang terkhususnya bagi pedagang lama Pasar Sentral Makassar Mall yang mendapat musibah tetap diproritaskan. Bahkan mereka telah siap untuk direlokasi masuk ke dalam gedung Makassar Mall. Seluruh proses administrasi telah diselesaikan, begitu juga dengan harga losd dan kios yang bervariasi telah disepakati bersama. “Semua pedagang sudah siap direlokasi ke dalam gedung, tinggal menunggu dari rim relokasi. Kalau harga semuanya sudah disepakati dan administrasi juga sudah diselesaikan para pedagang,” katanya.
Dia beranggapan lambannya relokasi para pedagang disebabkan pihak MTIR masih menunggu Sertifikat Layak Fungsi (SLF) dari Pemerintah Kota Makassar. Sehingga jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka baik MTIR ataupun pemerintah kota dapat bertanggungjawab.
“Tinggal menunggu SLF dan kalau itu sudah ada maka pedagang pasti segera dipindahkan. Itu SLF penting karena jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka ada pihak yang bisa bertanggungjawab baik itu MTIR atau pemerintah kota,” jelasnya.
Sementara itu, Humas PT MTIR Imran Bahtiar belum berhasil dihubungi untuk memberikan penjelasan terkait kendala melengkapi yang direkomendasikan Dinas Penataan Ruang agar memiliki SLF dan segera merelokasi pedagang. (arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top