Sulselbar

STIKES Muhammadiyah Subsidi SPP

SAMBUTAN -- Ketua STIKES Muhammadiyah Sidrap, drg Bambang Roesmono MM saat memberikan sambutan dalam acara wisuda profesi ners di RMS Center.

SIDRAP, BKM — Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Sidrap menyediakan subsidi SPP mulai Rp 1 hingga 2 juta bagi mahasiswa baru, tahun akademik 2017/2018.
Selain itu, mahasiswa juga dimanjakan dengan menggratiskan pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) bagi profesi Ners.
Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan STIKES, Ishak Kenre mengatakan, terobosan baru ini merupakan salah satu wujud kesyukuran menjelang milad ke-8 STIKES Muhammadiyah Sidrap.
“Di usianya ke delapan, kita ingin memberikan keringanan dan dorongan bagi putra putri daerah memperoleh pendidikan yang layak dalam mencapai generasi bangsa yang berkualitas,” katanya, Jumat, (12/5).
Perguruan tinggi ini tidak tanggung-tanggung dalam memberikan subsidi SPP bagi mahasiswa baru di segala jurusan. Untuk Sarjana Ilmu Keperawatan (S1), Program Diploma Tiga (D3) Farmasi, Kesehatan Gigi dan D3 kebidanan, masing-masing diberikan subsidi SPP Rp1 juta.
Sedangkan, untuk Profesi Ners diberikan subsidi SPP Rp2 juta sekaligus diberikan pelatihan BTCLS secara gratis. Sejauh ini, lanjut Ishak Kenre mengakui, bahwa peminat STIKES Muhammadiyah datang dari berbagai daerah, selain Sidrap juga ada dari Wajo, Enrekang, Soppeng, Pinrang dan Kota Parepare.
“Mereka datang ke kampus ini untuk didik menjadi calon tenaga kesehatan yang Unggul, Profesional dan Berakhlakul Karimah sesuai dengan visi dan misi STKIP Muhammadiyah Sidrap,” ucapnya.
Keuntungan lain, yakni selain memiliki lokasi kampus yang strategis di jantung Kota Sidrapjuga pelayanan staf yang ramah dan Islami, prasarana yang lengkap, serta beasiswa bagi mereka yang tergolong kurang mampu.
Sementara, Ketua STIKES Muhammadiyah Sidrap, drg Bambang Roesmono MM mengatakan, bahwa kedepan berbagai tantangan dan permasalahan pembangunan kesehatan kedepan akan bertambah berat.
“Sumber daya manusia yang berkualitas adalah sumber daya manusia yang mampu memicu keunggulan bersaing, mempunyai produktivitas tinggi, kualitas kehidupan kerja yang tinggi, luwes, dan taat hukum,” ungkapnya. (ady/E)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top