Sulselbar

Penetapan Harga TBS Sawit Ditunda

MAMUJU, BKM — Petani sawit di Provinsi Sulbar harus bersabar menunggu penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) Sawit. Penetapannya dijadualkan pada Selasa, 16 Mei 2017.
Penundaan terjadi setelah pada pertemuan penetapan harga TBS Sawit yang berlangsung di kantor Dinas Perkebunan Sulbar, Rabu (10/5), tiga dari enam perusahaan perkebunan sawit di Provinsi Sulawesi Barat tak menyuguhkan data invoice.
Wakil Ketua Tim Penetapan TBS, Abdul Waris Bustari, menjelaskan, penundaan merupakan kesepakatan bersama untuk melaksanakan mekanisme penetapan harga sesuai TBS Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 14 tahun 2013.
Invoice menjadi acuan penentuan indeks proporsi ‘K’ yang akan melahirkan harga TBS. Ia menyayangkan sikap sebagian perusahaan. Sebab pada rapat sebelumnya sudah ditegaskan agar pihak perusahaan melampirkan invoice.
Tiga perusahaan yang tak melampirkan invoice adalah; PT Letawa, PT Pasangkayu, dan PT Surya Raya Lestari. Seluruhnya berada dibawah naungan PT Astra Agro Lestari. Adapun perusahaan yang dinilai patuh pada ketentuan melampirkan invoice, masing-masing PT Unggul WTL, PT Manakarra Unggul Lestari, dan PT Trinity Palmas Plantation.
Perwakilan kelompok tani kepala sawit Mamuju Utara (Matra), Tule mengaku kecewa. Karena sudah berulang kali pihak perusahaan mengumbar janji untuk memperlihatkan invoice. Namun, ia tak kunjung melihatnya.
”Kami sudah bosan dijanji. Sudah dua bulan ini pak tapi sampai saat ini tidak ada juga. Kami merasa ditipu,” keluhnya. (rdr)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top