Headline

Wow… Biaya Penamatan TK Pertiwi Rp750 Ribu

GOWA, BKM — Sejumlah orangrua murid Taman Kanak-kanak (TK) Pertiwi yang berlokasi di Jalan Habibu Kulle, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa mengeluh. Sebab, anak-anak mereka diharuskan membayar sebesar Rp750 ribu untuk kegiatan penamatan dalam bentuk tamasya ke wisata pantai Sampulungang, di Kabupaten Takalar.
Pagi-pagi, Kamis (11/5) seorang perwakilan orangtua murid TK Pertiwi menginfornasikan ke media. Mereka protes akan kebijakan kepsek TK Pertiwi yang dinilai semena-mena menentukan nilai pembiayaan persiapan penamatan anak-anak mereka di TK tersebut.
“Kami heran, kenapa ibu kepsek tidak mau transparan ke kami para orangtua murid bahwa ini detil pembiayaan yang besarnya Rp750 ribu. Kalau cuma sekadar akan bertamasya di pantai Sampulungang, harga karcisnya tidak sebesar itu. Kami sudah cek, harga karcis di obyek wisata Sampulungang cuma Rp30 ribu per orang. Lalu apa-apa yang dibiayai pihak sekolah sampai kita harus bayar Rp750 ribu,” cetus Ri, salah satu orang tua murid yang enggan ditulis lengkap namanya.
Ia menjelaskan, kepsek pernah menggelar rapat bersama para orangtua murid untuk persiapan penamatan dengan bentuk bertamasya. Awalnya, para orangtua dibebeni Rp800 ribu. Tapi karena dinilai terlalu tinggi, maka para orangtua murid menawar agar diberi keringanan Rp600 ribu saja. Namun kepsek menolak, dengan alasan sudah ada harga yang ditetapkan oleh pihak yayasan. Maka kepsek pun menetapkan pungutan penamatan sebesar Rp750 ribu.
“Kami protes dan minta rincian detilnya apa-apa saja yang dibiayai dengan uang sebesar itu. Tapi kepsek tidak mau memberi kami rincian penggunaan biaya dalam bentuk tertulis. Dia hanya menyampaikan secara lisan bahwa ini itu yang akan dibiayai,” jelasnya.
Diantaranya, untuk biaya tandatangan kepala UPTD Diknas Kecamatan Somba Opu. Biaya transpor ke Sampulungang rencananya pada 18 Mei 2017.Biaya perbaikan sekolah. Biaya ijazah Rp150 ribu dan untuk biaya penamatan massal.
Kepala UPTD Diknas Kecamatan Somba Opu, Yasir yang dikonfirmasi mengatakan tidak benara ada uang tandatangan untuk dirinya. ”Saya tidak pernah arahkan seperti itu. Saya akan panggil pihak TK agar menjelaskan detilnya. Apalagi mencatut nama saya,” kata Yaris.
Terpisah, Kepala TK Yayasan Pertiwi Sungguminasa, Hj Hamsiah yang dikonfirmasi, menjelaskan biaya penamatan tersebut sudah melalui hasil rapat antara orangtua murid dengan pihak yayasan. Dalam rapat tersebut disepakati pembayaran sebesar Rp750 ribu setiap murid yang akan tamat. Biaya tersebut meliputi penerbitan ijazah, transportasi dan konsumsi saat rekreasi, serta penamatan massal.
“Sebelum kami putuskan nilai nominal biaya penamatan, kita terlebih dahulu melaksanakan rapat dengan seluruh orangtua murid. Mereka sepakat Rp750 ribu untuk setiap murid. Kenapa tidak dari awal diprotes. Apalagi sudah ada yang membayar,” jelas Hj Hamsiah.
Hamsiah menambahkan, jika ada kelebihan dana dari orangtua murid, itu akan dipergunakan untuk pembangunan gedung TK Pertiwi. “TK ini milik yayasan, bukan milik pemerintah. Tentunya segala kebutuhan TK ini tidak ditanggung dalam biaya pendidikan gratis yang dilakukan Pemkab Gowa,” terang kepsek. (sar/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top