Headline

TNI Dilibatkan, Kapolda Instruksikan Tembak di Tempat

MAKASSAR, BKM — Tiga tahanan yang kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas I Makassar belum juga tertangkap. Terhitung sudah lima hari mereka berada dalam pelarian. Namun tak jua ada yang terendus tempat persembunyiannya.
Banyak sudah cara yang ditempuh, baik pihak kepolisian maupun lapas serta kantor Kementerian Hukum dan HAM untuk menangkap kembali Iqbal alias Balla alias Kolor Ijo, Rizal Budiman dan Muh Tajrul Kilbaren. Namun, belum ada yang berbuah hasil hingga kini.
Terbaru, aparat TNI dilibatkan dalam pencarian dan pengejaran ketiganya. Bersamaan dengan itu, keluar perintah untuk tembak di tempat terhadap mereka yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, kemarin mengaku telah menerima laporan dari pihak polres terkait pengejaran yang dilakukan sejauh ini.
”Informasinya, tahanan tersebut kabur ke Luwu. Meski begitu, kami tetap memperketat penjagaan dan telah menurunkan tim khusus ke wilayah-wilayah perbatasan Sulsel,” kata Dicky, Kamis (11/5).
Selain itu, tim juga menyebarluaskan foto ketiga terpidana. Termasuk melalui media sosial (medsos). Juga diumumkan di masjid-masjid. Masyarakat diminta waspada jika mengetahui keberadaannya, dan segera melaporkannya ke pihak berwajib.
Warga juga diimbau tidak panik. Sebab tim khusus telah menyebar. ”Bahkan Pak Kapolda sudah memerintahkan untuk tembak di tempat terhadap ketiganya, jika melakukan perlawanan,” tandas Dicky.
Perwira dengan tiga melati di pundaknya itu menerangkan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan perwakilan bus angkutan umum, pihak terminal, pelabuhan dan bandara. Termasuk melakukan razia hingga ke perkampungan. Warga juga diminta untuk meningkatkan siskamling.
Dicky menyebut, yang terlibat dalam pengejaran Kolor Ijo Cs dipimpin langsung Kanit Resmob Polrestabes Makassar, AKP Edy Sabhara. ”Kita sudah turunkan AKP Edy Sabhara dan personel pilihan lainnya. Mudah-mudahan tim andalan dari Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar bisa menangkap ketiganya. Kita doakan,” imbuh Dicky.
Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV/Hasanuddin, Kolonel Inf Alamsyah membenarkan jika jajarannya dilibatkan dalam pengejaran ketiga napi DPO tersebut.
”TNI memback up pengejaran. TNI di wilayah masing-masing telah mengetahui fungsi dan kewenangannya. Kami berharap agar warga tidak panik. Bila menerima tamu tak dikenali, silakan cepat laporkan ke pihak kepolisian setempat. Semoga ketiga terpidana ini berhasil ditangkap kembali,” ujar Alamsyah.
Dari sejumlah kasus, seperti tahanan kabur, begal serta kejahatan yang sudah melampaui batas toleransi oleh petugas kepolisian, bila Polda Sulsel dan Polrestabes Makassar menurunkan tim khusus dalam pengejaran. Jika ditemukan, tersangka hanya tinggal nama. Mereka dilumpuhkan dengan timah panas. Ada yang karena mencoba melawan petugas. Ada pula berusaha kabur saat diamankan. (ish/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top