Berita Kota Makassar | Kasus TPPU Masuk Kejari
Sulselbar

Kasus TPPU Masuk Kejari

AKP Anita Taherong

SIDRAP, BKM — Penyidik Reskrim Pikres Sidrap melimpahkan berkas tahap dua kasus pencucian uang dengan menyeret nama bos investasi bodong uang dinar Irak Ahmad Lusi.
Kejari Sidrap menerima berkas berita acara pemeriksaan (BAP) pelimpahan Tahap II sedikitnya 121 item barang bukti diserahkan, Selasa (9/5) siang.
Pelimpahan berkas tahap dua dipimpin Kasat Reskrim AKP Anita Taherong dengan menyerahkan satu bundel berkas BAP setebal 500 Lembar lebih milik Ahmad Lusi.
“Semua barang bukti TPPU Ahmad Lusi sudah diserahkan tahap dua ke Kejaksaan. Jadi sisa tersangkanya karena masih didalam sel Rutan menjalani susa masa tahannya,”ungkap AKP Anita di Kantor Kejari.
Barang bukti yang telah diserahkan, kata Anita Taherong, diantaranya 6 unit mobil mewah berbagai merk seperti Hyundai, Mitsubishi dan Toyota. Ada pula beberapa Lembar Akte Jual Beli (AJB) berbagai lokasi termasuk beberapa sertifikat tanah atas nama Ahmad Lusi.
Barang bukti lainnya juga ada puluhan IPad, Hanphone dan Laptop serta uang Dinar Irak termasuk uang tunai Rp170 juta.
Kepala seksi Pidana Umum (Pidum) Muh Idil menjelaskan semua barang bukti itu sementara dalam pengecekan. Begitupun penyidik belum menyerahkan tersangka Ahmad Lusi karen masih menjalani penahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Klas 2B.
“Barang bukti yang kami cek ada 121 item kita terimah. Tersangkanya nelum diserahkan dan itu tidak masalah karena sudah di Rutan menjalani susa hukumannya, “ungkap Idil, sesaat lalu.
Idil menambahkan, kasus yang menimpa Ahmad Lusi saat ini, kasus penipuan dan penggelapan Sudah berproses hukum.
Dalam masa persidangannya, hakim pegandilan negeri memutus hukuman 7 bulan penjara, namun JPU banding di tingkat Pengadilan Tinggi justru putusan naik menjadi 1 tahun 2 bulan.
Begitupun hasil putusan Kasasi di Mahkamah Agung juga menguatkan putusan PT Makassar hukuman 1,2 tahun penjara.
“Sisa hasil persidangannya nanti kita hadirkan kembali terdakwa. Sisa kita koordinasi dengan Rutan untuk tidak langsung membebaskan Ahmad Lusi karena masih ada kasus TPPU menjeratnya,”lontarnya. (ady/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top