79 Pejabat Pemprov Berebut Sembilan Posisi – Berita Kota Makassar
Headline

79 Pejabat Pemprov Berebut Sembilan Posisi

MAKASSAR, BKM — Seleksi terbuka atau populer disebut lelang jabatan di lingkup Pemprov Sulsel sudah melewati tahap verifikasi berkas. Ada 81 pejabat yang resmi mendaftar. Dari jumlah itu, dua diantaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat. Sebanyak 79 bisa melanjutkan seleksi ke tahapan selanjutnya.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Ashari Fakshirie Radjamilo mengatakan, untuk lelang jabatan tahap dua ini ada sembilan jabatan yang diperebutkan. Masing-masing kepala Biro Humas dan Protokol. Kepala Biro Pembangunan, Pengadaan Barang dan Jasa.
Kepala Dinas Perhubungan. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura. Kepala Biro Kesejahteraan. Direktur RS Haji. Direktur RS Labuang Baji. Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat. Dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia.
Setelah melewati seleksi berkas, kata Ashari, ada beberapa tahapan lagi yang harus diikuti peserta lelang. Diantaranya assesment yang akan digelar 13-14 Mei, bertempat di Pusat Layanan Psikologis Universitas Negeri Makassar (UNM). Assement ini meliputi psikometri, leaderless group discussion, dan analisa.
Tahapan selanjutnya adalah wawancara yang akan dilaksanakan 15-18 Mei di Kampus STIA LAN.
Mantan Kepala Biro Kerjasama Sulsel itu melanjutkan, setelah melewati seleksi tersebut, nilai para peserta akan diskoring. Hasilnya kemudian dilaporkan ke Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.
“Nanti hasil seleksi ini akan kita serahkan dan laporkan ke Bapak Gubernur untuk menjadi pertimbangan beliau dalam mengisi posisi yang lowong,” ungkap Ashari.
Dari 72 pejabat yang lolos ke tahap selanjutnya, terdapat sejumlah nama yang cukup dikenal dan merupakan pelaksana tugas di sejumlah jabatan. Diantaranya Fitriani yang saat ini menjabat Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura. Plt Kepala Dinas Perhubungan Ilyas Iskandar. Plt Kepala Biro Humas dan Protokol Devy Khadaffi. Plt Kepala Biro Kesra Suherman.
Ada juga Kepala Bagian Protokol Amson Padolo yang mendaftar untuk posisi kepala Biro Humas dan Protokol.
Salah seorang pejabat yang mengikuti seleksi, Devy Khadafi membenarnya keikutsertaannya dalam lelang jabatan. Dari dua posisi yang ditawarkan saat pendaftarannya, lelaki yang akrab disapa Devo itu hanya memilih satu posisi, yakni kepala Biro Humas dan Protokol.
“Yah saya ikut seleksi. Tentunya semua aturan yang dipersyaratkan harus saya ikuti. Termasuk mengikuti seluruh tahapan seleksi, ” kata Devo, yang juga merupakan keponakan SYL itu.
Dari sembilan posisi yang dibuka, tercatat posisi Biro Pembangunan dan Pengadaan Barang dan Jasa yang paling banyak diincar. Sebanyak 39 orang bersaing untuk menduduki jabatan ini.
Menyusul posisi kepala Biro Kesejahteraan 23 orang. Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Rakyat 20 orang. Dinas Perhubungan tujuh orang. Dinas Ketahanan Pangan tujuh orang. Direktur RS Haji empat orang. Direktur RS Labuang Baji tujuh orang. Dan Badan Pengembangan SDM sembilan orang.
Sementara untuk posisi Biro Humas dan Protokol, hanya tiga calon. Itupun satu orang dinyatakan tidak memenuhi syarat, sehingga tersisa dua orang yakni Devy Khadaffi dan Amson Padolo. (rhm/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top