Sulselbar

Ratusan Hektar Lahan Dikuasai Warga

SIDRAP, BKM — Sekitar 500 hektare lebih lahan di pesisir Danau Sidenreng, Sidrap, kini dalam penguasaan warga. Mereka menyulapnya menjadi lahan pertanian dan melakukan pencetakan sawah baru secara tak terkendali.
Bahkan tak sedikit warga yang telah menguasai lahan itu, kini menuntut legalitas dari pemerintah dan mengurus sertifikat.
Kepala Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan Sidrap, Amiruddin Syam menegaskan jika tindakan warga tersebut merupakan pelanggaran berat yang tidak bisa ditolerir.
Tak ingin lahan negara itu dicaplok warga, Amiruddin mengaku akan turun tangan menetralisir kembali areal pesisir danau itu, “Kalau tidak, itu bisa diklaim warga terus menerus,” ujar Amiruddin, Selasa, (9/5).
Kepala Bidang Perikanan, Laenggeng Kote menambahkan, pihaknya segera mengeluarkan surat edaran terkait alih fungsi lahan areal pesisir Danau Sidenreng itu.
Luas lahan Danau Sidenreng sebelumnya kata Laenggeng mencapai 2.896 hektare lebih. Data itu sesuai luas lahan yang tercatat pada tahun 1960 silam.
Selain itu, kata Laenggeng, pihaknya juga akan mengirim surat kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sidrap agar berhati-hati memproses penerbitan sertifikat di areal itu.
“Secepatnya kami akan menyurat ke BPN Sidrap, termasuk ke kantor-kantor desa dan kecamatan agar tidak memberikan rekomendasi penerbitan SPPT maupun sertifikat pertanahan,” ujad Laenggeng. (ady/C).

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top