Sulselbar

Operasi Patuh, Polres Gelar Pasukan

GELAR PASUKAN -- Waka Polres Luwu Kompol Abraham Tahalele saat memimpin Gelar Pasukan Operasi Patuh 2017 di Halaman Gedung Mapolres kemarin.

LUWU, BKM — Polres Luwu melakukan gelar pasukan menyambut Operasi Patuh 2017 yang digelar serentak se-Indonesia 9-22 Mei 2017. Upacara dipimpin Waka Polres Luwu Kompol Abraham Tahalele.
Wabup Luwu Amru Saher hadir menyaksikan gelar pasukan dan sow of force yang melibatkan semua fungsi jajaran polres Luwu. Waka Polres saat membacakan sambutan seragam Kakorlantas Mabes Polri menyebut hendaknya kita sebagai pelaksana dilapangan harus tegas tetapi humanis sehingga para pelanggar tidak merasa kecewa ataupun ada perlawanan karena melanggar.
Maka penjelasan secara persuasif kepada para pengendara harus jelas dan diberikan suatu arahan pemahaman tentang Operasi Patuh untuk seluruh Indonesia tanpa terkecuali.
“Operasi Patuh ini bersifat terbuka dalam bentuk Operasi Harkamtibmas yang dilaksankan dengan mengedepankan fungsi Lalu Lintas dengan didukung fungsi Operasional Kepolisian lainnya yang dilaksanakan secara profesional, bermoral dan humanis” ujar Kompol Abraham.
Selain itu, Waka Polres mengingatkan operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin anggota polantas serta terwujudnya pelayanan yang bersih dan bebas KKN.
Sasaran operasi dibagi menjadi tiga, yang pertama Potensi Gangguan (PG) yang meliputi sikap mental masyarakat pengguna jalan yang melakukan pelanggaran terhadap peraturan lalu-lintas.
Sasaran kedua Ambang Gangguan (AG) yang meliputi kurang memahami undang-undang, rambu-rambu, kesadaran dan kepatuhan dalam berlalu-lintas, kurangnya etika berlalu-lintas dan kendaraan tidak layak fungsi. Sasaran terakhir yaitu gangguan Nyata (GN) yang meliputi Trouble Spot (Pelanggaran dan Kemacetan lalu-lintas) dan “Black Spot (Kecelakan lalu-lintas).
Sedangkan untuk Target Operasi (TO) seluruh pengguna jalan baik angkutan umum maupun pribadi, pemilik/pengurus angkutan umum yang melakukan pelanggaran rambu/undang-undang lalu-lintas, sedangkan untuk sasaran benda seperti angkutan barang untuk mengangkut orang, ranmor yang berhenti tidak pada tempatnya dan ranmor pribadi yang menggunakan sirine/rotator/lampu blitz.
Untuk TO tempat adalah lokasi yang menyebabkan kemacetan. Untuk kegiatan yang terindikasi melanggar seperti balap liar, konvoi yang menutup jalan juga akan menjadi sasaran operasi patuh 2017. (wam/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top