Berita Kota Makassar | Underpass Difungsikan 18 Juni
Metro

Underpass Difungsikan 18 Juni

MAKASSAR, BKM — Penyelesaian pengerjaan underpass simpang lima terus digenjot. Saat ini, progress pekerjaan sudah mencapai 79,5 persen. Sedikit lebih maju dari target pekerjaan yang harus dicapai saat ini yang seharusnya berada di posisi 78,9 persen.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Underpass yang juga Satker Pelaksana Jalan Metropolitan BBPJN XIII, Malik menjelaskan, dengan progres pekerjaan yang cukup menggembirakan itu, pihaknya optimistis jika Underpass Simpang Lima sudah bisa difungsikan 18 Juni mendatang.
“Saat ini, underpass arah Maros sebelah kanan sudah tembus rigit untuk satu sisi,” ungkapnya kepada BKM, Senin (8/5).
Pihak pelaksana kegiatan juga sementara melakukan pengecoran jalan arah Maros. Sementara untuk arah Makassar, masih tersisa 40 meter.
“Insya Allah, jika kondisinya terus begini, cuaca baik, tidak ada kendala berarti yang dihadapi, underpass sudah bisa digunakan 18 Juni mendatang,” ungkapnya.
Sebelumnya, pada akhir Maret lalu Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo terlibat secara langsung untuk menembuskan terowongan tersebut.
Dia mengatakan, underpass merupakan jalan keluar cukup efektif memecah kemacetan di kawasan simpang lima Mandai, utamanya saat jam-jam sibuk. Kemacetan di kawasan itu sudah berlangsung sekitar lima tahun.
Dia meminta kepada pelaksana kegiatan mampu menggenjot pekerjaan agar underpass sudah bisa dilewati sebelum lebaran Idul Fitri mendatang.
“Paling lama seminggi lah sebelum lebaran, ” harap Syahrul.
Orang nomor satu di Sulsel itu juga mewanti-wanti pelaksana kegiatan agar ornamen underpass juga bisa dirampungkan secepatnya. Termasuk pembangunan bundaran simpang lima yang akan dilengkapi air mancur.
“Jangan mau kalah dengan air mancur di bundaran HI. Apalagi tampilannya jika malam hari, ” ungkapnya.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Jalan Metropolitan BBPJN XIII, Amin Hamid optimistis proyek underpass tersebut bisa diselesaikan sebelum target.
Menurutnya underpass itu dirancang dua jalur. Setiap jalur ada dua lajur.
Panjang terowongan yang digali 110 meter dengan lebar 18 meter dan tinggi 6 meter.
Dia melanjutkan, saat ini, proses pengerjaan bundaran air mancur juga sudah dilakukan. Sudah ada ditunjuk kontraktor dari Surabaya yang akan mengerjakannya. (rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top