Gojentakmapan

Polisi Pastikan Ada Kesalahan Prosedur

MAROS, BKM — Kepolisian memastikan adanya kesalahan prosedur dalam proses pembersihan tangki pendam Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 74.905.15 di jalan poros Maros, Jalan Jenderal Sudirman dan Jalan AP Pettarani Maros. Tangki pendam SPBU ini meledak sekitar bulan Maret lalu.
Kasat Reskrim Polres Maros, AKP Jufri Natsir, mengatakan, ada kesalahan prosedur dalam proses pembersihan tangki pendam. Pasalnya, yang melakukan pembersihan saat itu adalah tidak sesuai dengan bidangnya.
”Jadi saat itu yang melakukan pembersihan adalah dari KPLP Makassar. Dimana, hanya dengan alasan memiliki peralatan yang bisa masuk ke dalam tangki pendam yang kurang oksigen,” jelasnya.
Seharusnya, kata dia, pihak pengelola atau pelaksana SPBU menyurat ke Badan Meteorologi sebelum dilakukan pembersihan tangki pendam. ”Setelah menyurat nanti pihak Badan Meteorologi menunjuk orangnya yang telah bersertifikasi untuk melakukan pembersihan. Tapi ini malah pihak KPLP yang melakukan pembersihan. Sehingga hal ini menyalahi prosedur,” paparnya.
Meski demikian, pihaknya masih berkoordinasi dan menunggu hasil Labfor untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya ledakan. Apalagi, kata dia, ada bebrapa barang bukti yang diambil setelah terjadi ledakan oleh Labfor.
Seperti kabel lampu sorot, dinamo pompa air yang dipakai menyemprot serta kipas angin. ”Ketiganya memakai aliran listrik dan saat ini masih diperiksa alat mana yang memicu terjadinya ledakan dalam tangki,” katanya.
Sebelumnya, kata dia, pihak perusahaan meminta agar bisa beroperasi kembali. ”Mereka sempat meminta izin untuk beroperasi kembali dan yang bisa dibuka tangki 1 dan 2 yaitu tangki khusus Pertamax dan Solar saja,” pungkasnya.
Sebelumnya diketahui terjadi ledakan tangki penyimpanan BBM milik SPBU 74.905.15 Selasa malam, 7 Maret lalu. Dalam insiden itu, ada delapan orang menjadi korban. Dari delapan orang itu, empat orang dirujuk ke RSUP Wahidin dan empat dirawat di RSUD Salewangang Maros. (ari/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top