Headline

Pembunuh Atlet Perbakin Dibekuk Usai Lakalantas

MAKASSAR, BKM — Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga. Pepatah ini pantas ditujukan kepada Kasmir alias Kamiri alias Abi Dg Nyau (30).
Warga Dusun Bontobila, Desa Bontomanai, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar itu dibekuk polisi setelah buron selama enam tahun. Ia terlibat dalam kasus pemerkosaan disertai pembunuhan terhadap seorang perempuan yang merupakan atlet sekaligus bendahara Perbakin bernama Suraeda Miru.
Akhir pelarian Kasmir terhenti setelah tim khusus Polda Sulsel yang mengejarnya, mendapat informasi keberadaan tersangka. Ia disebutkan tengah dirawat intensif di Rumah Sakit Umum (RSU) Takalar usai mengalami kecelakaan lalulintas (lakalantas) saat mengendarai sepeda motor.
Tak menunggu lama, polisi langsung bergerak ke RSU Takalar. Benar saja, seorang pasien pria sedang mendapat perawatan intensif di sebuah ruangan.
Petugas yang melihat kondisi tersangka tak begitu parah, kemudian berkoordinasi dengan pihak rumah sakit. Selanjutnya tersangka digiring ke Mapolda Sulsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, Minggu (7/5) pukul 23.45 Wita.
Diharapan polisi, tersangka mengakui perbuatannya. Dialah yang melakukan pembunuhan sadis terhadap korban Suraeda pada tahun 2012 silam. Kasmir juga menjelaskan bagaimana ia menghabisi nyawa korban.
Sebelum membunuh Suraeda, tersangka terlebih dahulu merampok dan memperkosanya. Kasmir tak sendiri. Ia ditemani rekannya menggilir korban. ”Kejadiannya di atas mobil angkutan umum,” akunya.
Usai melakukan aksi kejinya di wilayah Kabupaten Barru, komplotan ini kemudian memutar kendaraannya menuju Kabupaten Jeneponto. Tujuannya untuk membuang mayat korban ke laut.
Mayat Suraeda ditemukan oleh warga di pelelangan ikan Kabupaten Jeneponto. Tim forensik yang melakukan pemeriksaan, menegaskan bahwa kuat dugaan korban dibunuh.
Kepala Bidang Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani, membenarkan jika tersangka Kasmir merupakan buron kasus pembunuhan dan pemerkosaan. Ia diamankan di RS Takalar.
”Awalnya, tim khusus menerima informasi bahwa tersangka dirawat di RS Takalar setelah terjatuh dari motor. Ketika diperiksa, ia mengakui perbuatannya memperkosa dan membunuh korban,” jelas Dicky, kemarin. (ish/rus)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top