Berita Kota Makassar | Serapan LKPJ 2016 Minim
Metro

Serapan LKPJ 2016 Minim

MAKASSAR, BKM– Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Makassar Tahun 2016 akan mengeluarkan rekomendasi. Apalagi, banyaknya serapan anggaran di Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang masih minim.

Seperti yang terjadi di Dinas Pekerjaan Umum, Badan Penangulangan Bencana daerah, Dinas Catatan Sipil dan kesejahteraan masyarakat.
“Masih banyak sebenarnya serapan SKPD yang dibawah 90 persen. Ini sudah terlambat dibahas serapannya, harusnya diatas 90 persen semua. Yang pasti kita akan keluarkan rekomendasi SKPD dibawah 90 persen,” ungkapnya saat di sekertariat DPC Demokrat, akhir pekan lalu.
Selain itu, ia juga membeberkan salah satu anggaran yang harusnya terealisasi, tetapi malah menjadi Silpa (sisa lebih pembiayaan anggaran) seperti penanganan banjir yang dianggarkan 2016 sebesar Rp10 miliar yang terealisasi hanya sebesar 63 persen.
“Sangat tidak masuk akal, tahun lalu heboh sekali banjir yang terjadi. Kenapa anggarannya di tahan-tahan ini,” ucapnya.
Hal senada dikatakan Ketua Pansus LKPJ, Amar Bustanul. Amar meminta Bappeda Makassar untuk seluruh anggaran LKPJ Wali Kota yang tidak terserap sebanyak 90 persen agar dapat jabarkan. “Iya sulit kita ketahui alasan mereka kenapa tidak terealissi sebesar 90 persen. Bahkan di LKPJ-nya tidak ada penjelasan,” katanya.
Legislator Fraksi Gerindra ini juga bakal memberikan catatan merah untuk SKPD yang mempunyai serapan anggaran di tahun 2016 sangat buruk.
“Kita kasih catatan karena dewan sudah pastikan nyatakan ada masalah. Sebab kenapa anggaran yang besar itu tidak terealisasi dan hanya menjadi silpa,” ujarnya.
Menyikapi hal itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar, Andi Hadijah Iriani menuturkan, Bappeda sendiri akan mengupayakan agar seluruh SKPD dapat memperbaiki LKPJ-nya sesuai apa yang diperintahkan anggota dewan. “Ini bukan salah kami, kita sudah minta ke masing-masing SKPD untuk menarasikan serapan anggarannya yang dibawah 90 persen,” katanya.
Ditanya soal rekomendasi yang akan dikeluarkan dewan, Iriani tidak mau terlalu jauh berkomentar. Ia menegaskan, biarkan menjadi tugas dewan mengkritik langsung SKPD tersebut. “Karena pasti hasilnya, dewan juga yang akan mengeluarkan rekomendasi yang diteruskan ke wali kota,” tambahnya.(ita)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top