Sulselbar

Polres Bidik Korupsi Hari Perawat

LUTIM, BKM — Penyidik Polres Luwu Timur membuka kemungkinan akan mengusut kasus dugaan korupsi pada acara Hari Perawat se Dunia yang dipusatkan di Kecamatan Malili, Kabupaten Luwu Timur.
Kasat Reskrim Polres Luwu Timur, Iptu Akbar A Malloroang, Sabtu (6/5) mengatakan, kasus permintaan dana untuk Hari Perawat se Dunia kepada ratusan perawat di Luwu Timur sudah masuk dalam agenda penyidik.
Hanya saja, agenda permintaan keterangan kepada sejumlah pihak yang bersangkutan belum ditetapkan oleh penyidik. “Kemungkinan akan kita usut dan yang pasti bilamana penyidik menemukan adanya unsur melawak hukum, kita tindaklanjuti,” ungkapnya.
Sebelumnya, Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Luwu Timur telah mengumpulkan dana kepada ratusan perawat dalam rangka perayaan Hari Perawat Sedunia yang akan digelar 17-19 Mei mendatang.
Kegiatan tersebut dibebankan kepada perawat PNS dan tenaga upah jasa dengan nilai Rp250 ribu sementara bagi tenaga sukarela dibebankan Rp100 ribu perorang.
Ketua PPNI Luwu Timur, Muchlis Katili yang dikonfirmasi mengaku pungutan dana perayaan Hari Perawat se Dunia diputuskan oleh komisariat dan bukan pengurus DPD.
“Kalau disebut Pungli mungkin tidak tepat karena itukan kesepakatan dan bukan dari atas kebawah ya. Andai saja saya mengatakan kumpul uang Rp10 ribu, mungkin itu Pungli,” ungkap Muchlis melalui sambungan teleponnya. (alp/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top