Politik

PKS Ingin Berkoalisi dengan PAN Parepare

PENGURUS Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Parepare mengambil formulir untuk bakal calon (Balon) Wali Kota di Partai Amanat Nasional (PAN) di Jalan Andi Sinta, Parepare, Sabtu (6/5).
Tiga pengurus DPD PKS Parepare yakni Sukirman (sekretaris), Hamka (ketua pemenangan) dan Andi Alamsyah (humas). Ketiganya diutus untuk mengambil formulir sebagai Balon Wali Kota dan Wakil Walikota.
Tiga formulir yang diambil masing-masing diperuntukkan bagi Parman Agus Mante, Iqbal Khalid yang juga ketua DPD PKS serta dan Asriadi Samad mengurus DPW PKS Sulsel.
Tak hanya itu, PKS bahkan menawarkan diri untuk berkoalisi dengan PAN jelang Pilwali Parepare Juni 2018 nanti.
PKS beralasan lantaran mengontrol 2 kursi di parlemen, sementara PAN mengontrol 3 kursi, jika digabung maka berjumlah 5 kursi, sehingga sudah bisa mengusung pasangan calon.
Sekretaris, PKS Parepare, Sukirman, menegaskan bahwa kedatangannya ke PAN untuk mendaftarkan tiga Balon Wali Kota maupun Balon Wakil Wali Kota. Dari internal PKS yang sudah layak dihitung dalam Pilwali, belum termasuk eksternal yang bisa diusung partai berlambang bulan sambit kembar ini, “Jika kesepakatan internal PKS disetujui DPW PKS Provinsi, maka tiga kandidat internal PKS kami daftarkan di PAN, soal siapa yang layak dijual nanti hasil keputusan internal PKS sendiri,”ujar Sukirman.
Ketiga Balon tersebut tetap melalui mekanisme survei nantinya, siapa yang banyak disukai masyarakat dan didukung, maka itulah yang didukung PKS. “Keinginan PKS untuk berkoalisi dengan PAN, bisa saja wakilnya dari PKS dan Wali Kotanya dari usulan PAN atau sebaliknya, itulah keinginan kami untuk berkoalisi dengan PAN nanti,”tuturnya.
Ditempat yang sama, Ketua Komite Pemilihan Pemenangan Pemilu Daerah (KPPPD) PAN Parepare, Ibrahim Suwandi didampingi wakilnya, Abdul Muin, mengatakan, siapun mendaftar di PAN, maka tetap dilayani, kalau diwakili mengambil formulir itu sah-sah saja, kecuali jika dalam pengembalian nantinya tidak hadir, maka dianggap gugur.
Mengenai tawaran koalisi dari PKS, kata Ibrahim, itu punya mekanisme tersendiri, dan secara internal PAN akan melakukan rapat khusus membahas soal koalisi, “Bilamana kandidat kami diusung PAN pada Pilwakot didukung PKS, maka kemungkinan koalisi, tetapi jika tidak didukung PKS, maka tidak mungkin berkoaliasi,”tuturnya.
Hingga hari ini, sudah ada empat Balon yang diwakili mengambil formulir masing-masing petahana Dr HM Taufan Pawe, Agus P Mante, Iqbal Khalid, dan Asriadi Samad. (smr/rif/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top