Gojentakmapan

Pemkab Ancam Sanksi Pedagang

GOWA, BKM — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa menjamin ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat selama Ramadan maupun sebelum Ramadan yang dijadualkan mulai pada 20-an Mei mendatang.
Kadis Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Gowa, Andi Sura Suaib, kepada wartawan, Jumat siang (5/5), mengatakan, Pemkab menjamin persediaan kebutuhan pokok masyarakat jelang dan selama Ramadan. Termasuk persediaan stok gas elpiji.
”Kita sudah datangi dua gudang gas elpiji dan Insha Allah pasokan stok aman. Terkait soal kenaikan harga jelang Ramadan, ada sih. Namun tidak terlalu signifikan seperti kenaikan harga bawang. Yakni hanya dikisaran Rp1.500 per Kg. Juga seperti telur dan terigu, rata-rata stabil ji,” jelas Andi Sura.
Dikatakan, jelang Ramadan tahun 2017 ini pihaknya mewanti-wanti ada kenaikan berlebihan yang dilakukan pedagang. ”Kita wanti-wanti pedagang jangan menaikkan harga melampuai dari batas ketentuan yang telah diberlakukan pemerintah pusat. Rabu kemarin kami baru saja melakukan telekonferens dengan jajaran Kemendag RI dan Polres Gowa terkait upaya pemerintah menghadapi kenaikan kebutuhan pokok jelang Ramadan ini,” jelasnya.
Ketentuan ini, kata Andi Sura, bertujuan menstabilkan harga menjelang Ramadan dan beberapa momentum yang berpotensi menaikkan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok tersebut.
”Kita tetap melakukan operasi pasar untuk memantau kondisi harga di pasaran. Jika ada pedagang yang melakukan spekulasi harga, maka akan disanksi,” katanya lagi.
Dikatakan, sejumlah barang kebutuhan pokok saat ini ada yang mengalami kenaikan, namun ada juga yang turun. Seperti cabe kalau semula harganya menembus Rp100 ribu per Kg, kini sudah mulai menyusut ke harga Rp75 ribu per Kg.
Bahkan pihaknya juga menginformasikan sebagaimana hasil operasi pasar pada minggu ke lV per 17 – 22 April lalu, kondisi harga saat ini cenderung stabil. Apalagi telah diserukan Kemendag RI sejak 10 April 2017 lalu bahwa pemerintah memberlakukan harga eceran tertinggi (HET) untuk gula pasir Rp12.500 per Kg, minyak goreng kemasan sederhana Rp11.000 per liter, dan daging sapi beku Rp80.000 per Kg.
Hal sama dialami pada kebutuhan lainnya seperti bawang merah yang turun Rp10 ribu dari Rp35 ribu per Kg, bawang putih dari harga Rp38 ribu naik menjadi Rp40 ribu. Cabe keriting dari harga Rp20 ribu naik 5.000 menjadi Rp25 ribu. Tomat keriting malah turun dari Rp12 ribu menjadi Rp10 ribu.
Sementara beras jenis beras kepala juga stabil yakni Rp12.500 per liter. Sedangkan gula pasir tetap pada posisi Rp14 ribu per Kg. Minyak goreng curah tetap Rp11 ribu yang curah. Minyak goreng kemasan Rp14 ribu per liter. Telur ayam ras Rp1.300 per butir dan telur ayam buras kampung Rp2.000 per butir. Sedangkan tepung terigu tetap cap Kompas Rp9.000, cap Gatot Kaca Rp6.000 dan mentega Blue Band Rp45 ribu per Kg. Di lain pihak daging sapi dan kerbau dijual seharga Rp95 ribu per Kg. Sementara untuk kebutuhan ayam potong Rp33 ribu per Kg dan ayam potong stanar Rp30 ribu per ekor. (sar/mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top