Sulselbar

TMMD ke 98 Resmi Berakhir

IST PENUTUPAN TMMD -- Suasana penutupan kegiatan TMMD ke 98 yang berlangsung di Kabupaten Pangkep

MAMUJU, BKM — Sebagaimana diketahui, program TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) dimulai sejak tahun 1980-an dengan sebutan program ABRI Masuk Desa (AMD) setelah melalui berbagai evaluasi dan penyempurnaan.
Program TMMD terus diselenggarakan secara intensif dengan lingkup kerjasama yang makin luas dengan kementerian terkait. Hal ini dilakukan agar program TMMD semakin memberikan manfaat kepada masyarakat secara lebih tepat.
Dalam sambutannya sesaat sebelum penutupan TMMD ke 98 tahun 2017 di Kabupaten Pangkep, Kamis (4/5), Kasad, Jenderal TNI Mulyono selaku Penanggung Jawab Operasional (PJO) menyampaikan, mulai tahun 2017, program TMMD yang semula diselenggarakan 2 kali dalam setahun ditambah menjadi 3 kali. Hal ini dilakukan selain sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu akselerasi program pembangunan di wilayah yang sulit terjangkau.
Juga sebagai upaya melestarikan budaya luhur bangsa Indonesia yang menjadi makna inti dari Pancasila, yaitu gotong royong. Untuk membentengi diri dari potensi desintegrasi yang dipicu sentimen perbedaan dan sikap intoleransi.
Pada program TMMD ke 98 tahun 2017 ini, secara nasional telah menyelesaikan 357 program. Adapun sasaran fisik berupa berupa pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang tersebar di berbagai wilayah Kodam di seluruh Indonesia di antaranya pembangunan jalan baru, pembuatan jalan Makadam, rabat jalan, rehabilitasi jalan, peningkatan jalan, betonisasi jalan, penimbunan, pelebaran dan pengerasan jalan.
Ada juga pembuatan jembatan, pembuatan tanggul, pemasangan gorong-gorong, pembangunan gapura, Poskamling, pembuatan sarana olahraga, renovasi rumah ibadah dan rumah tidak layak huni, pembangunan sekolah, pembangunan sarana sanitasi dan pusat pusat kegiatan masyarakat.
Selain sasaran fisik, TMMD juga menyelenggarakan program-program non fisik berupa penyuluhan kepada masyarakat tentang bela negara dan ketahanan nasional. Hal ini merupakan suatu kebutuhan untuk menangkal berbagai ancaman disentegrasi bangsa melalui proxsywar maka maraknya peredaran narkoba, maka ancaman terorisme, bahkan aksi kriminilitas, kebangkitan komunisme gaya baru serta perang informasi yang melanda penjuru dunia.
TMMD ke 98 ahun 2017 telah dilaksanakan di Kabupaten Pangkep. Dalam kegiatan tersebut, TNI telah melibatkan para prajurit TNI, Polri, serta aparat pemerintah kabupaten, komponen masyarakat lainnya. TMMD ini sendiri berlangsung selama 30 hari.
Kegiatan yang dilaksanakan selama TMMD ke 98 di Kabupaten Pangkep, di antaranya di Kampung Bonti, Kelurahan Balocci Baru, juga di daerah Kelurahan Balleanging, Desa Bonto-bonto, juga di Desa Tompo Bulu Kecamatan Balocci. Bahkan juga ada di Desa Bulu Telue, Desa Bantimurung, dan Desa Lane Kecamatan Tondong Tallasa.
Adapun sasaran dan tujuan pelaksanaan TMMD ini, yaitu melaksanakan kegiatan fisik yang telah dikerjakan dan tuntas, yakni perintisan Jalan Kampung Bonti sepanjang 2.200 meter dan lebar pekerjaan 3 meter. Juga telah dilakukan peningkatan jalan sepanjang 480 meter dan lebar 3 beter. Bahkan juga telah dilakukan rehab bendungan di Kampung Bonti dan dilakukan juga pemasangan bronjong yang berlangsung di Sungai Betta-betta.
Sedangkan sasaran yang telah diselesaikan, yaitu bedah rumah 5 unit, rehab ruang kelas SDN 9 ,pembangunan perpustakaan sekolah SMPN, dan pembangunan MCK. Dalam kegiatan ini, telah melibatkan personel TNI, Kodim dan TNI AL. (ala/mir/c)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top