Sulselbar

TKP: Copot Pelaku Pungli

BANTAENG, BKM — Meski semua SD sudah menerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan dana gratis, namun orang tua murid di sejumlah sekolah mengeluhkan adanya pungutan liar (pungli).

Beberapa orang tua mengaku, pungli tersebut untuk membiayai kegiatan ekstra kurikuler. Misalnya, kursus bahasa Inggris, pengadaan perangkat kebersihan (tempat sampah, sapu, alat pengepel).
Selain mengeluh, para orang tua juga mempertanyakan pemanfaatan dana BOS dan dana gratis. “Bukankah sudah ada dana BOS dan dana gratis”, ujar Siti, salah seorang orang tua murid.
Kepala Bidang Ketenagaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bantaeng, Miftahuddin, Kamis (4/5), membenarkan telah menerima pengaduan tentang adanya pungli tersebut. “Kami sudah menerima pengaduan tentang adanya pungli di sejumlah sekolah”, akunya.
Miftahuddin mengatakan, pihaknya sudah meneruskan laporan tersebut ke kepala dinas untuk selanjutnya dibentuk tim investigasi. “Sudah ada tim tindak lanjut yang dibentuk”, paparnya.
Dijelaskannya, tim ini bekerja untuk mencari tahu kebenaran laporan yang masuk. Ternyata, kata dia, beberapa sekolah terindikasi melakukan pungli. Hanya saja, lanjutnya, temuan ini dijadikan acuan dalam kerangka pembinaan agar kasus pungutan ini dihentikan.
Kabid menegaskan, pihaknya tidak membenarkan sekolah melakukan pungli kepada oraag tua murid, apa pun bentuk dan alasannya.
Pasalnya, kata dia, pembiayaan di sekolah sudah teranggarkan melalui dana BOS dan dana gratis. “Tidak ada dalil pembenaran melakukan pungli karena sudah dianggarkan melalui dana BOS dan dana gratis”, tandasnya.
Terkait sanksi, Kabid mengatakan, pihaknya menerapkan langkah pembinaan. Jika tetap terjadi pungli, kata dia, maka urusannya diserahkan ke Inspektorat.
Sementara Ketua LSM Transparansi Kebijakan Pemerintah (TKP) Bantaeng Aidil Adha saat dikonfirmasi, Kamis (4/5) meminta agar pelaku Pungli di sekolah ditindak tegas.
”Kalau terbukti Pungli langsung copot dan kalau perlu dipecat,” tegas Aidil. (wam/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top