Gojentakmapan

Mobil Rombongan STQ Bantaeng Terguling

BKM/KR KULLE EVAKUASI -- Mobil Toyota Rush berada disisi jalan saat dievakuasi warga dan anggota Satlantas Polres Jeneponto. Mobil ini membawa rombongan STQ Kabupaten Bantaeng.

JENEPONTO, BKM — Nasib naas menimpa pengemudi mobil Toyota Rush warna putih nopol DD 1346 UE. Pasalnya, pengemudi bersama empat orang penumpangnya terdiri dari dua orang laki-laki dan dua orang perempuan mengalami luka di kepala akibat benturan setelah mobil yang ditumpanginya terguling.
Bahkan, salah seorang penumpang perempuan mengalami patah di paha lantaran terjepit kursi. Menurut salah seorang saksi mata yang mengaku bernama Rasyid Daeng Mange, ketika ditemui BKM di TKP, KM 74 Kampung Ci’nong, Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Rabu kemarin (3/5), menuturkan, sesaat sebelum kejadian ia sedang duduk di depan rumahnya.
Dari arah Makassar melaju dengan kecepatan agak tinggi mobil Toyota Rush warna putih menuju arah Bantaeng. Entah dari mana datangnya dua ekor anjing melintas. Pengemudi mobil itu mencoba menghindar dengan membanting stir.
Tapi mobil malah oleng dan terbalik ke sisi kiri jalan. Akibatnya, pengemudi dan seluruh penumpangnya mengalami luka di kepala. Bahkan, seorang penumpang perempuan mengalami patah di pahanya akibat terjepit kursi. Ini ketahuan setelah dilakukan evakuasi.
”Semua korban sudah dibawa ke RSUD Lanto Daeng Pasewang Bontosunggu Jeneponto oleh anggota Satlantas Polres Jeneponto termasuk mobil naas itu,” ujar Rasyid.
Saat dikonfirmasi di RSUD Lanto Daeng Pasewang, salah seorang petugas medis yang bernama dr Ita, mengakui kalau ada pasien akibat kecelakaan di Ci’nong. Sopirnya bernama Syafaruddin serta penumpangnya masing-masing bernama H Hamka, H Rusdiawan, Mardiana, dan Martinah.
”Semuanya luka-luka lecet di kepala. Keculi Martina patah di paha. Semuanya beralamat di Kabupaten Bantaeng,” jelas dr Ita.
Kasat Lantas Polres Jeneponto, AKP Ribi, mengatakan, mobil yang mengalami kecelakaan tunggal di Kampung Ci’nong adalah salah satu rombongan STQ Bantaeng dari Parepare. Penyebab terjadinya kecelakaan, kata Ribi, karena sopir menghindari ada dua ekor anjing yang melintas. Sehingga sopir banting setir dan membuat mobil oleng lalu terbalik.
”Tidak ada korban jiwa. Hanya luka-luka lecet di kepala serta satu orang perempuan mengalami patah kaki. Semuanya sudah dirawat di Rumah Sakit Lanto Daeng Pasewang Bontosunggu, Jeneponto untuk mendapat pertolongan dan perawatan,” jelas AKP Ribi. (krk/mir/b)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top