Berita Kota Makassar | Gowa Kejar 10 Indikator SPM
Kriminal

Gowa Kejar 10 Indikator SPM

BKM/SAR TUMPENG -- Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan meninjau penganan nasi tumpeng yang diperlombakan dalam Hardiknas yang diikuti 18 UPTD Dinas Diknas se Kabupaten Gowa.

GOWA, BKM — Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tingkat Kabupaten Gowa diperingati dalam bentuk upacara bendera, di halaman kantor bupati Gowa, Selasa (2/5). Upacara yang berlangsung khidmat diwarnai penyerahan penghargaan pengabdian Satya Lencana Karya Satya kepada 149 guru se Kabupaten Gowa.
Peringatan Hardiknas ini dihadiri sejumlah tokoh-tokoh pendidikan di Kabupaten Gowa serta para Muspida. Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan, menyematkan lencana tersebut satu per satu kepada para guru yang telah mengabdi 10, 20, dan 30 tahun.
Saat membacakan sambutan seragam Menteri Pendidikan Nasional, Bupati Adnan menegaskan, sesuai tema Hardiknas tahun ini percepat pendidikan yang merata dan berkualitas, masyarakat Gowa diharapkan tidak ada yang tidak menikmati pendidikan berkualitas tersebut.
Makanya, Adnan pun menegaskan, Gowa yang saat ini mencanangkan diri sebagai kabupaten pendidikan, terus berpacu mengejar 10 indikator dari 27 indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjadi sarat terciptanya kualitas pendidikan termasuk SDM.
”Kita harap ini jadi momentum bagi semua pendidik agar bisa meningkatkan kualitasnya. Para guru dan para murid diharap untuk terus memacu kualitas itu sehingga Gowa betul-betul mampu mencapai 27 indikator SPM yang menjadi persyaratannya. Sekarang kita baru capai 17 indikator, kita kejar sisanya yang 10 indikator. Insya Allah kita bisa rampungkan segera,” kata Adnan kepada wartawan usai menjadi Irup Hardiknas.
Adnan berharap, mulai dari jajaran kepala dinas Diknas hingga ke jajaran paling bawah yakni guru serta siswa agar berpacu waktu untuk menuntaskan capaian 27 indikator SPM tersebut. Fenomena dunia yang berubah sangat cepat dan menuntut kualitas sangat tinggi dan seluruh masyarakat diharapkan dapat menjangkau layanan pendidikan yang berkualitas itu.
Terpisah, Kadis Diknas Gowa, Dr Salam, mengatakan salah satu SPM dari 27 indikator yang dimaksud antara lain menyangkut isi ruang kelas. Dimana, dalam satu kelas indikator rasionya harus 37 siswa dalam satu rombel (rombongan belajar atau per kelas). Jika melebihi itu, maka tidak SPM lagi.
”Masih banyak sekolah kita di Gowa yang junlah siswanya melebihi 40-an orang ke atas. Dan itu ada masih ada sekitar 60 persen sekolah yang rata-rata rombelnya melebihi indikator SPM,” katanya.
Salam juga mengatakan, dalam memenuhi indikator itu ada delapan standar yang mesti dipenuhi, antara lain standar pengelolaan, standar proses, standar isi, standar kompetensi lulusan, standar pendidikan dan standar tenaga pendidikan, standar pembiayaan pendidikan dan standar penilaian pendidikan, standar sarana dan prasarana.
Dalam Hardiknas kemarin, dirangkai dengan lomba nasi tumpeng yang diikuti 18 UPTD se Kabupaten Gowa. (sar/mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top