Sulselbar

May Day, Mahasiswa Sandera Mobil Tangki

SANDERA MOBIL TANGKI -- Aksi mahasiswa saat memperingati May Day di Palopo. Mereka menyandera mobil tangki pengangkut BBM untuk melakukan orasi.

LUWU, BKM — Peringatan Hari Buruh (May Day) di Kabupaten Luwu sepi dari aktivitas hingga bingar bingar seperi di daerah lain di Indonesia.
Organisasi Buruh perusahaan Kayu lapis PT Panply di Kecamatan Bua hanya mengirim lima tenaga kerjanya untuk menghadiri perayaan hari buruh di Makassar.
Sedang PT Panply sendiri nampak meliburkan karyawannya sehingga tak ada aktivitas sama sekali di perusahaan kayu lapir tersebut.
Kapolres Luwu AKBP Ahmad Yanuari Insan saat dihubungi BKM, Senin (1/5) menuturkan tak ada laporan aksi buruh di wilayahnya untuk gelar aksi memperingati hari Buruh yang di peringati setiap 1 Mei.
“Laporan Intel hanya menyebut PT Panply hanya mengirim wakilnya ke Makassar sedang karyawan perusahaan kayu lapis tersebut meliburkan karyawannya,” ujar Kapolres.
Sementara di Kota Palopo kalangan Buruh menggelar aksi damai mimbar jalanan di jalan Dr Ratulangi depan TMP Palopo dalam rangka peringatan may day 2017. 20 orang mengatasnamakan Aliansi Gerakan Nasional Pasal 33 (GNP 33) dipimpin Zainal yang juga aktivis mahasiswa IAIN Kota Palopo menuntut penghapusan upah murah dan sistem outsourcing. Aksi Zainal bersama para Buruh di Palopo berlangsung pukul 09.20 wita dan menuntut perbaikan upah buruh.
Dalam orasinya, Zainal mendesak pemerintah menghapus upah minimum sebab nilai upahnya sangat murah, tidak manusiawi dan tidak sesuai dengan daya beli masyarakat termasuk mendesak penghapusan sistim layanan kesehatan nasional karena tidak sesuai dengan amanat UUD 45,” tegas Zainal.
Aksi memperingati hari buruh di Palopo nampak mahasiwa melakukan penyanderaan mobil tangki BBM namun aksi mereka mendapat pengawalan ketat dari aparat Polres Palopo (wan/C)


Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top