Politik

Menakar Kekuatan Gerindra di Bawah Kendali IMB

MAKASSAR, BKM–Andi Idris Manggabarani (IMB) kini mendapat posisi yang sejajar dengan ketua partai lain di Sulsel setelah mendapat surat keputusan dari Ketua umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) menggantikan La Tinro Latunrung.
Mampukah IMB mengendalikan partai berlambang kepala burung garuda ini di Sulsel setelah muncul beberapa faksi jelang Pilwali, Pilbup dan Pilgub Sulsel yang digelar serentak 2018 mendatang.
Pengamat Politik dari Unismuh Makassar, Andi Luhur Priyanto menilai bahwa ada tiga tantangan IMB jika ingin sukses mengendalikan Gerindra.
“Pertama tantangan di depan mata yaitu soliditas internal dan solidaritas baru, persoalan yang di hadapi IMB selaku ketua DPD adalah membangun dan merekatkan kembali soliditas internal dan solidaritas baru di Gerindra,”ujar Luhur, Jumat (28/4).
Dia mengatakan, sebagai bagian dari faksi internal yang berkonflik dengan faksi lainnya, maka tentu dibutuhkan pendekatan khusus untuk merangkul faksi lain demi lahirnya sebuah soliditas internal dan solidaritas baru. “Kalau ini gagal dilakukan, maka potensi migrasi atau pelarian kader sangat mungkin terjadi ujian juga atas loyalitas kader pada keputusan ketua Umum,” urainya.
Kedua, lanjutnya konsolidasi organisasi gerindra memiliki budaya yang berbeda dengan partai lain, gerindra terbiasa dikelola dengan model komando dan sentralistik. “Konsolidasi organisasi dari kepemimpinan IMB akan memastikan bahwa infrastruktur partai di semua tingkatan, bergerak mengikuti aransemen dan instruksi pimpinan pusat,”ucapnya.
Sementara untuk yang ke tiga komitmen pada target Pemilu 2019. “Kepemimpinan IMB akan menjadikan momen kontestasi elektoral Pilkada 2018, sebagai sasaran antara menuju pertarungan sesungguhnya, yakni Pileg dan Pilpres 2019,” tambahnya. (ita/rif)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top