Berita Kota Makassar | Kembalikan Senyum Anak Indonesia
Sulselbar

Kembalikan Senyum Anak Indonesia

GRATIS -- Operasi gratis pada anak-anak penderita bibir sumbing dan langit-langit, di RSUD Nemal, Sidrap, Jumat, (28/4).

SIDRAP, BKM — Salah satu organisasi sosial yang peduli terhadap bibir sumbing adalah Organisasi The Fhezer Komsa (TFZK) yang berdomisili di Kabupaten Sidrap.
Organisasi ini setiap tahunnya mengoperasi puluhan anak. Seperti yang dilakukan saat ini, ada sekitar 50 anak penderita bibir sumbing dan langit-langit menjalani operasi gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nene Mallomo, Kabupaten Sidrap, Jumat, (28/4).
Pasiennya dari kalangan keluarga kurang mampu yang berasal selain dari Sidrap juga dari daerah lain seperti Soppeng, Pinrang, Wajo, Enrekang, Kolaka bahkan ada dari Kalimantan.
Operasi melibatkan Tim Dokter Celebes Clefr Centre dan Tim Dokter Gigi dari Acta University Belanda. Operasi ini berlangsung selama dua hari.
Tim Dokter Gigi dari Acta University Belanda, Shanic mengaku datang ke lndonesia untuk melakukan penelitian tentang palato (langit langit).
“Kenapa saya pilih Indonesia karena disini banyak pasien dibanding negara lain Asia. Salah satu faktor karena pola hidup masyarakat. Target pasien sebanyaknya yang bisa lakukan. Kami juga sudah
ke Berau Kalimatan, Makassar. Setelah ini lanjut ke Bantaeng dan Palu. Senang bisa kerja pasien disini dan melakukan penelitian untuk masyarakat yang peduli kesehatan,” ucapnya.
Orang tua pasien, Rastina mengatakan, sangat berterimakasih kepada pihak penyelenggara. “Kami bersyukur dengan adanya kegiatan seperti ini karena sangat membantu khususnya bagi keluarga kurang mampu untuk bisa mengembalikan senyum anak-anak mereka yang menderita bibir sumbing dan langit-langit,” ucapnya.
Sementara itu, Chairman TFZK Sidrap, Rahmat Ahmad mengatakan, organisai yang sudah terbentuk sejak tahun 2011 lalu tidak hanya fokus pada pengoperasiannya.
Menurutnya, yang paling pokok adalah bagaimana memastikan anak tersebut sembuh secara total. Setelah operasi, katanya, pihaknya kembali mendata dan informasi secara detail tentang perkembangan mulai dari kesehatan, pendidikan, dan psikologinya.
“Yang kita fikir sekarang itu adalah bagaimana caranya memastikan anak-anak ini mendapatkan kesempatan yang sama seperti anak pada umumnya seperti mendapatkan pendidikan yang layak dan sebagainya,” ucapnya.
Operasi bibir sumbing dan celah langit-langit gratis ini sudah dilakukan selama tujuh tahun dengan jumlah pasien mencapai 229 anak. Hal ini tentunya dalam rangka mendukung program dari Smile Train Indonesia untuk menurunkan angka sumbing bibir dan langit-langit di Indonesia.
(ady/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top