Sulselbar

Tabrak Petepete, Pemuda Kampung Tewas

BANTAENG, BKM — Kecelakaan lalu lintas hingga merenggut nyawa kembali terjadi, Kamis (27/4), sekitar pukul 12.00 Wita di jalan poros Makassar-Bulukumba. Tepatnya, depan Pasar Moderen Lambocca, Kecamatan Pa’jukukang.

Korbannya adalah Dandi (18), warga Kampung Mattoanging, Kelurahan Lamalaka, Kecamatan Bantaeng. Dandi tewas beberapa saat setelah kejadian. Korban menderita luka parah di kepala. Darah mengucur di kedua telinga dan hidungnya. Wajahnya berlumuran dengan darah dalam keadaan tidak sadarkan diri.
Dandi berboncengan dengan Hengki bin Sangkala (9), warga Tino, Desa Tino, Kecamatan Tarowang, Jeneponto. Korban mengendarai sepeda motor Yamaha Fino DD 6656 SZ.
Kakak ipar Hengki, Mustakim Dg Ta’le, menuturkan, Dandi berangkat dari Tino berboncengan dengan Hengki, sekitar pukul 11.15 Wita. Keduanya bermaksud menyusul ayah Hengki, Sampara yang terlebih dulu berangkat dengan mengendarai mobil pick-up Suzuki Carry warna hitam.
Dengan mobil pick-up Sampara mengangkut peralatan pesta. Rencananya, peralatan ini akan dipasang di salah satu rumah warga Banyorang yang akan melangsungkan pesta perkawinan.
Naas, di depan Pasar Lambocca, Dandi yang mengemudikan motor, menabrak bagian belakang mobil pete-pete warna merah DD 1600 OM. Mobil angkot ini sedang berhenti menunggu muatan di tepi jalan, di lajur sebelah kiri mengarah Makassar – Bulukumba.
Saking derasnya benturan, motor Dandi hancur bagian depan. Sementara bagian belakang mobil pete-pete ringset dan kaca besar hancur.
Kakak perempuan Hengki, Ani, mengatakan, kondisi adiknya kritis. Kata dia, Hengki masih dirawat di IGD RSUD Prof Dr Anwar Makkatutu, masih belum sadarkan diri. Dari kedua matanya, kata dia, keluar darah segar.
“Kami belum tahu apakah Hengky bisa dirawat disini atau dirujuk ke Makassar”, ujarnya.
Staf Kecamatan Pa’jukukang, Taufik Akbar mengatakan, saat kejadian dirinya sedang melintas. Dia lalu memarkir motornya dan menghampiri kerumunan orang.
“Saya saksikan kedua korban di TKP. Hanya saja, saya tidak tahu bagaimana kronologisnya”, paparnya.
Kanit Laka Lantas Polres Bantaeng, Iptu Baharuddin, mengatakan kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan sudah diamankan di Mapolres.
Sekadar diketahui, Rabu (12/4) lalu, Wakil Ketua II Baznas Kabupaten Bantaeng, M Sahabat, tewas di Batuloe, Desa Nipa-nipa, Kecamatan Pa’jukukang. Ustadz kondang ini menemui ajalnya setelah bertabrakan dengan mobil toyota kijang pick up. Jarak Batuloe dari Lambocca sekitar empat kilometer arah utara timur laut. (wam/B)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top