Politik

Asriady Tawarkan Pupuk Penangkal Hama

IST TEMU--Legislator Partai Demokrat Gowa Asriady Arasy menemui konstituennya di Kecamatan Bontonompo, Kamis (27/4). Asriady juga menawarkan pupuk penangkal hama.

GOWA, BKM–Politisi Partai Demokrat Gowa Asriady Arasy menawarkan solusi tepat tentang cara-cara bertani yang sehat dan ramah lingkungan. Tawarannya itu dilontarkan Asriady yang juga anggota Fraksi Demokrat DPRD Gowa di sela-sela menemui konsitutennya di dapil 5 Bontonompo dan Bontonompo Selatan, di kantor PPL Pertanian, Kecamatan Bontonompo, Kamis (27/4).
Dalam kegiatannya tersebut, Asriady dihadapan warga masyarakat Bontonompo yang didominasi petani dan dihadiri Kepala Cabang Dinas Dinas Pertanian Kecamatan Bontonompo, Syarifuddin mengajak seluruh petani untuk mengubah pola bertaninya agar lebih baik dan menghasilkan produk yang berkualitas.
Salah satu solusi yang ditawarkan Asriady adalah agar petani menggunakan pupuk organik yang sehat dan ramah lingkungan serta penggunaannya efisien serta ekonomis. “Ada dua hal yang menjadi harapan dan keluhan para petani yakni ketersediaan dan kecukupan terhadap perbaikan irigasi. Inilah yang paling utama sangat diharapkan para petani. Petani juga berharap ketersediaan pupuk yang terkadang di musim tanam sangat susah didapatkan,” jelas Asriady.
Asriady pun mengatakan dia menghadirkan satu produk pupuk organik yang menjanjikan hasilnya. “Jaminan dari pupuk ini petani tidak lagi susah mencari pupuk kimia dengan harus membeli karungan karena sudah sangat berkurang dan lebih praktis karena tidak mesti capek membawa karung pupuknya ke sawahnya,” tambah Asriady.
Apalagi soal biaya yang petani keluarkan. Menurut Asriady jauh lebih murah dari biasanya bahkan berkurang hingga 50 persen. “Sehingga petani tidak mesti lagi membeli pestisida yang harganya mahal. Selain murah, pupuk ini juga berfungsi sebagai penangkal hama. Saya menjanjikan kalau pupuk ini tidak berhasil, maka akan digratiskan. Artinya masyarakat tani tetap harus membayar karena di setiap musim tanam anggaran yang disediakan untuk persiapan pembelian kembali pupuk untuk ditanam berikutnya. Tidak berbunga, harganya tetap dan model pembayarannya bisa setelah panen apakah dibayar pakai hasil pertanian atau dana cash,” katanya. (sar/rif)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top