Sulselbar

Cuaca Ekstrem Rusak Infrastruktur Pedesaan

BKM/IRWAN MUSA AMBRUK -- Jembatan di Desa Balutan, Kecamatan Bupon roboh dihantam luapan air Sungai Salutepa

LUWU, BKM — Cuaca Ekstrem yang melanda Kabupaten Luwu akhir-akhir ini menyebabkan curah hujan cukup tinggi. Tak pelak banjir dan tanah longsor terjadi di beberapa wilayah pedesaan dan merusak sejumlah infrastruktur berupa jalan dan jembatan.

Di Desa Balutan Kecamatan Bupon misalnya, sebuah jembatan dan rumah warga roboh akibat dihantam luapan ais Sungai Salutepa. Jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses penghubung dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Bupon.
Di Kecamatan Bajo Barat Desa Bone Lemo, ruas jalan tertutup material tanah dan bebatuan akibat longsor susulan di wilayah tersebut.
Longsor susulan mengakibatkan satu buah jembatan yang menjadi akses utama warga setempat terputus akibat tak mampu menahan derasnya air akibat hujan deras. Selain jembatan beberapa unit rumah warga rusak parah akibat diterpa tanah longsor saat musibah bencana alam.
Sejauh ini belum ada keterangan resmi dari Pemkab total kerugian yang dialami warga.
BPBD Luwu terus melakukan pendataan sekaligus mengantisipasi kejadian bencana alam yang di sebabkan hujan deras dalam dua pekan terakhir.
Bahkan Polres Luwu mengerahkan Babinkamtibmas guna memantau musibah dan memastikan keamanan bagi warga.
Sebuah SDN 632 Saronda, Dusun Salumbu, Desa Saronda, Kecamatan Bajo Barat, tertimpa tanah longsor, Senin (24/4/) .
Kepala Sekolah SDN 632 Saronda Hijerah mengakui sekolah Ini sudah ketiga kalinya terkena longsor. Menurut Hijerah sejak awal bulan maret hujan deras turun terus menerus di Saronda hingga menyebabkan bencana longsor dan ini yang ketiga kali menimpa sekolah yang dipimpnya.
Pascakejadian hingga Rabu (26/4) tampak tumpukan material longsor berupa lumpur dan air sudah mencapai jendela ruang kelas sehingga air dan material longsor masuk ke ruangan kelas. (wan/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top