Kawasan Kuliner Nusantara Ditata Agustus – Berita Kota Makassar
Metro

Kawasan Kuliner Nusantara Ditata Agustus

BKM/CHAERIL BERUBAH NAMA--Jalan Nusantara kini berubah nama menjadi Jalan Nusantara Baru. Rencana jalan tersebut difungsikan sebagai kawasan kuliner, untuk menjamu para pendatang termasuk di perhelatan F-8.

MAKASSAR, BKM– Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menargetkan penataan Jalan Nusantara menjadi kawasan kuliner di Kota Makassar mulai dapat dilakukan Agustus mendatang.

Bahkan, Jalan Nusantara yang dulunya dikenal kawasan “lendir” dapat difungsikan pada perhelatan event tahunan Makassar Internasional Eight Festival dan Forum atau yang lebih dikenal dengan sebutan F8.
Menurut Danny sapaan akrab Wali Kota Makassar, seluruh persiapan penataan Jalan Nusantara sebagai kawasan kuliner telah matang, termasuk pembangunan pedestrian di sepanjang Jalan Nusantara.
“Saya kira Agustus dan paling lama September sudah terealisasi kawasan kuliner di Jalan Nusantara. Jadi bersamaan event F8 di September mendatang, kawasan kuliner juga sudah mulai beroperasi,” kata Danny kepada BKM, Selasa (25/4).
Terpisah, Ketua Asosiasi Usaha Hiburan Malam (AUHM) Zulkarnaen Ali Naru mengaku telah siap melakukan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) bersama Pemerintah Kota Makassar mewakili seluruh pengusaha dan warga di Jalan Nusantara.
Bahkan draft kerjasama yang berisi permintaan para pengusaha dan warga telah lama diajukan AUHM kepada Pemerintah Kota Makassar, sebagai pertimbangan sebelum melakukan penandatangan MoU. Dalam draft tersebut, para pengusaha dan warga meminta ke Pemerintah Kota Makassar untuk memperioritaskan pengusaha dan warga di Jalan Nusantara masuk di kawasan kuliner.
“Sudah lamami kita kasih masuk draft yang nantinya menjadi perhatian pemerintah kota dalam MoU. Draftnya itu permintaan dari pengusaha dan warga yang meminta tidak ada pedagang lain masuk di kawasan kuliner kecuali warga dan pengusaha di Jalan Nusantara. Jadi kita tunggu saja kapan MoU dilakukan,” kata Zul.
Zul menilai, pembangunan pedestrian di sepanjang Jalan Nusantara belum sepenuhnya rampung. Itu terlihat masih adanya trotoar yang belum ditempel batu bundaratta sehingga belum dapat dikatakan sebagai pedestrian. Selain itu juga adanya pedestrian yang pembangunan terkesan asal-asalan.
“Belum sempurnah pi itu karena masih ada trotoar yang belum dipasang batu bundaratta. Kalau sudah terpasang mi batu bundaratta itu sudah bisami disebut pedestrian. Ada juga sudah jadi pedestrian tapi tidak rataki alias bergelombangki dan itu kami minta harus segera diperbaiki. MoU pasti dilakukan kalau pedestrian sudah rampung untuk membuka kawasan kuliner,” ujarnya. (arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top