Metro

Pekan Depan, Pengeboran Tiang Jembatan Tello

MAKASSAR, BKM– Setelah mendapat persetujuan dari Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PURR), pelebaran jembatan Tello yang dipaketkan dengan pengerjaan proyek Middle Ring Road (MRR) digenjot pengerjaannya.

Saat ini progress pekerjaan dalam tahap persiapan untuk pengeboran di beberapa titik untuk menanam tiang pancang.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksana Jalan Nasional Metropolitan BBPJN XIII, Amin Hamid mengatakan, mobilisasi alat untuk melakukan pengeboran sudah dilakukan. “Pelaksana kegiatan sudah mulai melakukan mobilisasi alat yang akan dilakukan untuk pengeboran. Awalnya diambil dari dari proyek MRR, namun karena kebesaran maka diambil alat baru. Sudah siap alat di lokasi tersebut,” kata Amin kepada BKM, Kamis (20/4).
Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Makassar-Takalar pada Satker Pelaksana Jalan Metropilitan BBPJN XIII, Malik mengatakan, saat ini pada posisi arah Makassar sudah dipasang sand bag dan sheet pile yang nantinya berfungsi untuk membelokkan ombak serta penahan jika dilakukan pengeboran.
Sand bag dan Sheet pile itu diletakkan di titik titik yang akan dibor untuk selanjutnya dilakukan pemasangan tiang pancang. Ada 10 titik yang rencananya akan dibor. Lima dari arah Makassar dan lima lainnya arah Kabupaten Maros.
Malik melanjutkan, tiang pancang yang akan dipasang juga sudah siap. Jika proses pengeboran selesai, tahap selanjutnya tentu pemasangan tiang pancang.
Menurut rencana, minggu depan proses pengeboran sudah bisa dilaksanakan. Diharapkan tidak ada kendala berarti yang ditemukan terutama terkait kondisi cuaca saat proses pengeboran.
Namun, untuk posisi saat ini, kata Malik, pihaknya masih menemukan sejumlah persoalan. Ternyata di lokasi proyek, masih ditemukan kabel listrik dan kabel operator telepon, serta masih ada pipa PDAM yang harus dipindahkan.
Pihaknya berharap, ujar Malik, instansi terkait cepatnya memindahkan agar tidak menghambat pekerjaan. “Kami sudah bersurat ke PLN, Indosat dan PDAM agar kiranya kabel dan pipanya bisa dipindahkan.PLN dan Indosat sudah merespon dan berjanji secepatnya akan memindahkan utilitas yang ada. Sisa PDAM yang belum ada respon,” ungkap Malik.
Proyek pelebaran jembatan Tello sebelumnya mengalami kegagalan pemancangan tiang, akibat tanggul penahan air jebol. Kontraktor sebelumnya hanya mengandalkan tumpukan kantong pasir yang tak mampu membendung arus sungai yang deras. Diperkirakan, butuh waktu dua minggu untuk pengeboran.
Adapun anggaran yang disiapkan untuk pelebaran jembatan Tello sekitar Rp4,1 miliar.(rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top