Bisnis

JobStreet.com Jembatani Pencari Kerja dan Perusahaan

BKM/AMIRUDDIN NUR JOBSTREET.COM -- Faridah Lim, Country Manager JobStreet.com Indonesia, menjelaskan keuntungan yang bakal diterima baik oleh calon tenaga kerja maupun perusahaan pencari kerja saat bergabung dalam JobStreet.com.

MAKASSAR, BKM — Pertumbuhan jumlah pencari kerja yang memanfaatkan JobStreet.com di Kota Makassar khususnya, masih terbilang rendah dibandingkan perusahaan yang memanfaatkan JobStreet.Com untik memasang iklan mencari tenaga kerja. Pertumbuhannya hanya sekitar 13 persen. Sedangkan perusahaan yang bergabung di JobStreet.com tumbuh 16 persen. Demikian disampaikan Faridah Lim, Country Manager JobStreet.com Indonesia, saat sosialisasi JobStreet.com bertema ‘Tren Persaingan di Dunia Ketenagakerjaan di Tahun 2017’. Sosialisasi ini dirangkaikan peringatan HUT ke 5 JobStreet.com Cabang Makassar, di Ruang Diamond Hotel Swiss Belinn, Kamis (20/4). Acara ini semakin marak dengan kehadiran 100-an HR direktur, manager, dan profesional perusahaan di Sulsel dan Makassar khususnya.
Kegiatan bertujuan memberikan inspirasi dan membantu pelaku HR (human resources/sumber daya manusia) menemukan solusi dari tantangan-tantangan dunia ketenagakerjaan yang dihadapi saat ini. JobStreet.com adalah perusahaan penyedia informasi lowongan kerja di Asia dan Indonesia.
Menurut data JobStreet.com, secara nasional rata-rata pertumbuhan pencari kerja yang terdaftar bertambah 55 persen setiap tahunnya. Sedangkan pertumbuhan perusahaan yang membuka lowongan sebesar 35 persem setiap tahunnya. Kendati demikian, JobStreet.com tetap yakin peluang kerja di tahun 2017 ini masih besar. Karena menurut survei yang diadakan diawal tahun ini kepada para perusahaan klien JobStreet.com, sebanyak 30 persen responden mengatakan, mereka akan melakukan perluasan dan akan merekrut lebih banyak karyawan. Sebanyak 23 persen mengatakan, mereka tetap akan mempertahankan jumlah perekrutan karyawan ditahun ini, dan sebanyak 31 persen mengatakan akan mengganti atau mengisi posisi penting.
”Penting untuk diketahui, diera persaingan ketenagakerjaan saat ini, yang bersaing sebenarnya tidak hanya pencari kerja. Namun juga para HRD perusahaan. Di era digital ini HR tidak bisa lagi hanya duduk manis dan menunggu lamaran masuk dari kandidat namun harus lebih proaktif dan bersaing dengan perusahaan lain terutama kompetitornya dalam menarik kandidat yang tepat dan berkualitas,” ungkap Faridah Lim.
Semakin mudahnya akses informasi, kandidat berkualitas cenderung mencari ulasan atau informasi tentang perusahaan sebelum melamar pekerjaan. ”Branding saat ini bukan lagi tugas marketing. Tapi juga HR, karena terbatasnya jumlah kandidat yang benar-benar kompeten. Sehingga persaingan di pasar kerja saat ini pun semakin ketat,” tambahnya.
Mengungkap tentang cara meningkatkan branding perusahaan, Faridah menyatakan, penting bagi perusahaan untuk tahu terlebih dahulu apa yang menjadi pertimbangan kandidat dalam memilih perusahaan. Contohnya berdasarkan survey Job Happiness yang dilakukan JobStreet.com pada Desember lalu serentak di 7 negara, terungkap, di Indonesia pekerja lebih memilih budaya atau lingkungan kerja sebagai salah satu faktor utama yang menentukan kebahagiaan mereka saat bekerja. Oleh karena itu, semakin penting bagi para HRD untuk ‘mempromosikan’ lingkungan/budaya kerja perusahaan guna menarik kandidat yang sesuai. (mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top