Sulselbar

Proyek Rusak Pipa Induk PDAM

SIDRAP, BKM — PDAM Sidrap rugi besar. Pipa-pipa induk miliknya yang tertanam di lokasi proyek pelebaran jalan provinsi, Lawawoi-Pangkajene, rusak parah.
Pihak PDAM Sidrap mengklaim, sedikitnya 333 batang pipa induk berukuran 6 inci rusak terkena excavator milik perusahaan PT Rahim.
“Kalau dihitung-hitung, kerugian kami mencapai Rp299 juta. Itu baru pipa 6 inci, belum pipa-pipa kecilnya,” ujar Direktur PDAM Sidrap, Mustafa Hasbar, Rabu, (19/4).
Mustafa menyebut, satu batang pipa induk ukuran 6 inc yang rusak itu, seharga Rp900 ribu, “Jadi kalau dikalikan 333 batang pipa yang rusak dengan panjang 2000 meter, nilainya Rp299 juta,” kata Mustafa.
Mustafa menegaskan akan menemui pihak perusahaan untuk membicarakan mengenai kerusakan pipa-pipa induk itu. Setidaknya, kata dia, ada pertanggungjawaban atas kerusakan itu.
Sebelumnya, ada pertemuan segi tiga melibatkan unsur pemerintah daerah, rekanan, Telkom, serta PDAM membahas mengenai dampak-dampak yang akan ditimbulkan dibalik pengerjaan proyek pelabaran jalan provinsi di Sidrap itu.
Salah satu yang disepakati dalam pertemuan bersama itu yakni mengenai ganti rugi. Rekanan bersedia membayar ganti rugi apabila merusak pipa di kedalaman 1,5 meter.
“Itu yang jadi masalah nantinya, sebab sudah ada kesepakatan seperti itu, sementara kedalaman pipa-pipa induk milik PDAM Sidrap yang rusak akibat pengerukan itu, rata-rata hanya kedalaman 80 Cm,” ujar Ramli, salah seorang warga sekitar.
Terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Sidrap, Abdul Rasyid, mengaku bersedia memfasilitasi pertemuan lanjutan melibatkan PDAM Sidrap dan pihak rekanan yang mengerjakan proyek pelebaran jalan itu.
Bagaimana pun, dalam pertemuan sebelumnya, juga disepakati agar semua pihak yang terkait dalam proyek pelebaran jalan provinsi itu agar saling membantu,” kata Rasyid. (ady/C)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top