Sulselbar

Lapas Terkendala Minimnya Petugas

PAREPARE, BKM — Adanya dugaan pengendalian pengedaran narkoba melalui Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Parepare) beberapa waktu lalau rupanya juga menyingkap fakta lain. Sering ditemukan ponsel hingga ke sel tahanan.
Kabag Humas Lapas Parepare, M Zaenal mengaku, belum maksimalnya sistem pemeriksaan yang dilakukan terhadap para pengunjung yang membesuk tahanan.
“Terus terang memang kami sering kecolongan dengan masuknya hp hingga ke sel tahanan. Sudah banyak yang telah kami sita,” aku Zaenal.
Menurut Zaenal, telepon genggam juga diselundupkan para pengunjung wanita. Bahkan, kata Zaenal, pengunjung wanita yang berniat buruk itu sering menyelipkannya di pembalut mereka.
Olehnya itu, mesti lebih dimaksimalkan juga fungsi para pegawai wanita yang bertugas di Lapas Parepare. Meskipun sebenarnya hal itu bukan tugas utama para pegawai wanita di lapas klas IIB tersebut.
Zaenal pun berharap agar segera disiapkan alat pendeteksi untuk memudahkan pemeriksan terhadap barang- barang bawaan pengnjuk di Lapas Parepare.
“Jika di kutang sudah bisa diketahui. Modus lainnya, dengan menyelipkan di pembalut. Makanya untuk pemeriksaannya dilakukan khusus pegawai wanita,” jelas Zaenal.
Zaenal pun mengeluhkan kondisi petugas pengaman di lapas yang jumlahnya dianggap sangat minim untuk mengawasi sebanyak 471 narapidana (napi). Juga tanpa dilengkapi fasilitas Closed Circuit Television (CCTV).
“Gak terlalu jadi persoalan belum adanya CCTV. Yang penting mesti dimaksimalkan petugas pengaman. Jadi sangat perlu penambahan,” bebernya.
Saat ini, tercatat sebanyak 471 napi menjadi warga binaan di Lapas Parepare. Didominasi untuk kasus berkaitan narkoba mencapai 268 orang, terdiri dari laki-laki 253 orang dan perempuan 15 orang.
Kepala Lapas Parepare, Didik menuturkan, sesuai amanat yang diberikan, pihaknya terus melakukan pembinaan dengan memberikan keterampilan khusus kepada para napi.
Di antaranya dengan menjalankan kerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Parepare. (smr/C)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top