Metro

Disdik Libatkan KPK di PSB

MAKASSAR, BKM — Penerimaan Siswa Baru (PSB) sudah akan digelar. Sudah menjadi rahasia umum, momen PSB banyak digunakan oknum-oknum tertentu untuk memperoleh keuntungan dengan dalih bisa meluluskan siswa di sekolah tertentu.
Aktifitas curang itu kadang melibatkan orang dalam sekolah sendiri bekerja sama dengan calo-calo.
Menyikapi kondisi itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Sulsel sementara memikirkan formula tepat untuk memberantas segala bentuk kecurangan dalam PSB tersebut.
Salah satunya, dengan menggulirkan wacana akan menggandeng KPK untuk mengawasi prosesi PSB sekaligus menindaklanjuti laporan yang masuk.
Kepala Disdik, Irman Yasin Limpo mengungkapkan, tim pembahas saat ini tengah menggodok mekanisme PSB agar bisa menangkal segala bentuk kecurangan termasuk pungutan liar (pungli) yang menjamur saat musim tahun ajaran baru.
Tim yang dibentuk terdiri dari kepala bidang, seksi kurikulum, dan sejumlah kepala sekolah pilihan.
“Yang jelasnya, ada aturan baru,” ungkap Irman.
Selama ini, kata dia, aturan dari Kemendikbud cenderung memberikan kewenangan PSB kepada masing-masing daerah. Namun, karena sudah beralih ke provinsi, maka aturannya harus disamakan di tiap daerah.
“Kita mau sistemnya satu kebijakan saja,” tutur None, sapaan akrabnya.
Dia juga mengungkapkan, tekanan sekolah saat PSB sangat luar biasa. Kerap kali menerima kepentingan dan intervensi berbagai kalangan terhadap kelulusan siswa.
“Kita pertimbangkan, apakah tidak lebih baik (PSB) dilaksanakan pihak ketiga?,” ujar None.
Dia mencontohkan, Instititut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sudah lebih dahulu menggandeng KPK dalam penerimaan taruna barunya.
“Kita juga menjadikannya alternatif. Sebelumnya, sudah dibahas bersama KPK, memakai Sistem Indonesia Memanggil salah satunya,” ungkap mantan Kepala Badan Diklat Pemprov Sulsel itu.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 3 Makassar, Mirdan Midding, menyambut baik rencana itu. “Bagus sekali. Sehingga para kepala sekolah sangat berhati-hati dalam pengambilan kebijakan,” katanya. (rhm)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top