Metro

Danny: Saya Sudah Perintahkan Dishub

WALI KOTA Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menegaskan telah meminta pihak terkait untuk turun melakukan penertiban parkir liar di sejumlah ruas jalan yang dilarang parkir. Larangan parkir di tempat yang telah dilarang tentunya sangat merugikan masyarakat jika tidak diindahkan.
“Saya sudah minta parkir liar harus ditertibkan tinggal implementasi dari pihak terkiat itu,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota makassar, Mario Said mengatakan, kurangnya kesadaran masyarakat tidak memarkir kendaraan di bahu jalan membuat Dishub Kota Makassar cukup kewalahan menegakkan Peraturan Walikota (Perwali) Nomor 64 tahun 2011 tentang larangan parkir. Meskipun operasi rutin dilakukan Dishub Kota Makassar bersama pihak Kepolisian dan memberikan penindakan berupa penilangan dan penggembokan, namun sampai saat ini parkir disembarang tempat masih marak ditemui. “Selain kesadaran masyarakat, kita juga meminta kepada PD Parkir untuk mengontrol jukir-jukir di Makassar. Karena kita sudah sosialisasikan titik-titik yang dapat dijadikan sebagai tempat parkir dan termasuk yang tidak dibolehkan. Tapi sampai sekarang masih ada parkir di badan jalan, itulah kami minta PD Parkir juga harus aktif,” kata Mario Said, kemarin.
Titik-titik lokasi parkir yang tidak dibolehkan kata Mario, dapat diketahui dengan melihat rambu lalu lintas yang dipasang Dishub Kota Makassar di Kota Makassar. Dimana rambu lalu lintas yang dipasang Dishub memiliki panjang tiga meter dan lima meter yang tentu sangat mudah dilihat pengendara sebelum memarkir kendaraannya.
“Setiap rambu kita pasang ada 10 meter dan ada juga yang 25 meter, tergantung rambu yang kita miliki. Tapi rata-rata kita pasang dengan jarak 25 meter. Semua kita sudah pasang rambu lalu lintas seperti di Jalan Boulevard, Jalan Satando apalagi di Jalan AP Petta Rani,” ujarnya.
Di Jalan Satando, Dishub telah lama memasang lima unit rambu larangan parkir dengan ukuran panjang tiga meter dan lima meter dan sudah dapat terlihat ketika memasuki Jalan Satando dari arah Jalan Nusantara. Saat ini, kondisi lima rambu larangan parkir di Jalan Satando masih terlihat adanya atau layak. Sehingga Dishub Kota Makassar belum memiliki rencana melakukan pergantian ataupun perbaikan begitupula dengan rambu yang ada di Jalan Boulevard.
“Tahun ini kita kembali anggarkan untuk pengadaan rambu. Kami harap dengan adanya rambu serta sosialisasi yang rutin kita lakukan, kesadaran masyarakat dapat meningkat untuk tidak melakukan parkir di bahu jalan meskipun diarahkan para jukir,” sebutnya.
Dia menambahkan, setiap hari 200 personel Dishub Kota Makassar terjun melakukan pengawasan, pemantauan dan penertiban. Sebab tugas Dishub Kota Makassar untuk melakukan penertiban parkir.
“Tugas kita itu menertibkan parkiran. Kalau polisi kita kerjasama untuk penilangan,” tambahnya. (arf)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top