Bupati Matra Warning Kades – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Bupati Matra Warning Kades

BKM/ALALUDDIN APDESI -- Bupati Matra, Agus Ambo Djiwa saat menghadiri acara pelantikan pengurus DPC Apdesi Matra. Bupati mewarning kepada para Kades di wilayahnya untuk berjalan sesuai prosedur.

PASANGKAYU, BKM — Bupati Mamuju Utara (Matra), Agus Ambo Djiwa, memberikan warning atau peringatan keras kepada seluruh kepala desa (Kades) di wilayahnya yang bertindak semaunya atau jalan sendiri tanpa mengindahkan prosedur yang ditetapkan.
Teguran ini disampaikan Agus di hadapan seluruh kades di Matra pada acara pelantikan Pengurus DPC Apdesi (Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia) di aula kantor bupati Matra, Senin (17/4).
”Saya tekankan dan saya minta dengan sangat kepada seluruh kepala desa agar berjalan sesuai prosedur. Jangan coba-coba jalan sendiri-sendiri, karena itu akan menimbulkan masalah. Utamanya dalam hal pengelolaan anggaran. Harus sangat hati-hati dan ikuti prosedur yang sudah ditetapkan. Segala hal yang menyangkut anggaran harus dirumuskan bersama dengan BPD (Badan Permusyawaratan Desa) dan tokoh masyarakat. Jika tidak melibatkan unsur-unsur ini, maka tentu saja akan menimbulkan masalah. Saya minta tolong ini diperhatikan baik-baik,” kata Agus.
Ketua DPD PDIP Matra ini menambahkan, di Matra sudah ada kejadian Kades harus berurusan dengan aparat penegak hukum. Karena dia tidak mengindahkan aturan yang ada. Ini contoh buruk bagi pemerintah desa dan juga pemerintah kabupaten. Karena hal ini tentu saja merusak nama baik daerah.
Ada juga sejumlah Kades yang datang langsung ke bupati untuk meminta bantuan. Padahal, menurut Agus, bantuan desa ada prosedurnya. Tidak bisa langsung serta merta meminta bantuan atapun kebijakan dari pimpinan.
”Ada kepala desa yang datang minta bantuan pembangunan kantor desa langsung kepada saya selaku bupati. Ini tidak bisa, karena harus melalui prosedur. Harus dibahas dulu bersama BPD lalu disampaikan ke instansi yang membidangi yaitu BPMD (Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan desa). Nanti kepala BPMD yang minta nota pertimbangan ke bupati. Jadi, dengan begini prosedurnya atau mekanismenya berjalan,”ungkap Agus.
Ia menambahkan, prosedur atau mekanisme harus berjalan karena segala hal yang dilakukan dengan memanfaatkan APBD ada pertanggungjawabannya. Kunci terealisasinya pertanggungjawaban yang baik adalah jika prosedur atau mekanisme berjalan dengan semestinya.
Menurut Agus, pemerintahan Jokowi telah memberikan perhatian penuh ke seluruh desa di Indonesia dengan mengalokasikan langsung anggaran melalui Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal sebesar Rp1 miliar tiap desa. Tahun ini, setidaknya total anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat ke desa kurang lebih Rp6 triliun. Bahkan, tahun depan diperkirakan meningkat mencapai Rp12 triliun.
”Anggaran sebesar Rp1 miliar per desa itu termasuk besar. Di SKPD saja ada anggarannya tidak sampai 1 miliar. Jadi, kepala desa tolong hati-hati dan jangan macam-macam dengan anggaran itu,” kata Agus.
Ia juga meminta agar dalam pemanfaatan dana desa sebaiknya melibatkan masyarakat. Dikerjakan secara swakelola. Jangan menggunakan sistem proyek yang melibatkan kontraktor. Agar masyarakat juga bisa menikmati anggaran itu. Bukan hanya segelintir orang yang ‘ahli’ dalam mengerjakan proyek.
”Kerjakan secara swakelola dengan melibatkan masyarakat agar masyakat juga dapat menikmati. Jangan dikerjakan secara proyek yang melibatkan kontraktor atau pemborong. Kalau proyek, hanya segelintir orang yang menikmati. Pasti ini mengharapkan keuntungan. Kepala desa mau dapat untung dari proyek itu. Jadi, kepala desa saya minta untuk bekerja sepenuh hati demi kepentingan masyarakat. Bukan untuk kepentingan pribadi. Kalau kita ikhlas dan tulus bekerja untuk masyarakat, tentu akan mendapat berkah dan rahmat. Ini jauh lebih mulia dibanding hanya mengharapkan keuntungan,” jelas Agus.
Seremoni pelantikan DPC Apdesi Matra ini juga dihadiri Wakil Bupati Matra, Muhammad Saal, Ketua DPRD Matra diwakili Ketua Komisi II DPRD Matra, Saifuddin Baso, Perwira Penghubung Dandim Mamuju di Matra, Kabag Ops Polres Matra mewakili Kapolres Matra, dan sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Matra. (ala/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top