Gojentakmapan

2018, Populasi Ternak Sapi di Jeneponto Capai 34.840 Ekor

BKM/KR KULLE SOSIALISASI -- Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar bersama per Dirjen Peternakan dan Keswan Kementan RI, Boethi Angkasa, Kabid Pengembangan Peternakan dan Keswan Distan Sulsel, Nuradi, Ketua Komisi II DPRD Jeneponto, Muh Ikram Iskandar, dan Kadis Pertanian Jeneponto, Achmad saat sosialisasi Upsus Siwab 2017.

JENEPONTO, BKM — Kementerian Pertanian melalui Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan membuat terobosan program baru. Yakni sebuah upaya khusus percepatan peningkatan populasi sapi yang disebut Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) tahun 2017.
Demikian disampaikan Bupati Jeneponto, H Iksan Iskandar, saat membuka acara sosialisasi Upsus Siwab tahun 2017 di ruang rapat kantor pertanian Jalan Landapase Kalukuang, Selasa (18/4). Sosialisasi ini dihadiri dari Dirjen Peternakan dan Kesehatan Kementerian Pertanian RI, drh Boethi Angkasa, Kabid Pengembangan Peternakan Distan Sulsel, M Nuradi, Ketua Komisi II DPRD Jeneponto, Muh Ikram Iskandar, Kadis Pertanian, H Achmad, Kadis PKAD, Basir Bohari, Kadishub, Arfan Tompo, Kasatpol PP, Aspamuji, para camat Kades dan lurah.
Iksan mengatakan, proram ini bisa berjalan dengan baik bila didukung camat, lurah dan Kades untuk memotivasi warganya yang memiliki induk ternak yang sudah berpotensi bunting. Perlu diketahui, jumlah ternak sapi sebanyak 30.955 ekor dengan target bunting 4.856 ekor.
Dengan demikian, potensi yang diharapkan melalui program Upsus Siwab apabila tercapai 80 persen saja, maka ditahun 2018 populasi ternak sapi bertambah 3.885 ekor. Bila ini terwujud, populasi ternak sapi mencapai 34.840 ekor.
Maka dari itu, kata Karaeng Ninra, para peserta diharapkan mengikuti secara saksama dengan penuh rasa tanggung jawab sosialisasi ini. Sehingga sekembali ke tempatnya masing-masing sudah bisa dipraktikkan. ”Semoga swasembada daging sapi bisa terwujud, sehingga Jeneponto semakin gammara,” jelas Iksan Iskandar
Kabid Peternakan dan Keswan Dinas Pertanian Sulsel, M Nuradi, mengatakan, tidak ada bantuan sapi. Tapi yang hanya dilakukan adalah bagaimana agar sapi betina yang sudah wajib bunting, itu yang diusahakan melalui program Upsus Siwab.
Makanya akan didampingi dokter hewan dengan segala peralatan medisnya, maka hasil diharapkan tahun 2018 sebanyak 3.885 ekor. Kalau harganya Rp3,5 juta per ekor, tentu akan ada uang miliaran rupiah mengalir ke kantong peternak lokal ini. Sehingga rakyat Jeneponto dapat semakin sejahtera. (krk/mir/c)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top