Berita Kota Makassar | Dekranasda-OASIS Pamerkan Kerajinan dan Industri Kreatif
Bisnis

Dekranasda-OASIS Pamerkan Kerajinan dan Industri Kreatif

BKM/CHAIRIL PAMERAN KERAJINAN -- Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo didampingi Ketua Dekranasda Sulsel, Ayunsri Harahap menyimak penjelasan dari salah satu petugas booth mengenai produk kreatif yang ditampilkan dalam pameran yang digelar Dekranasda Sulsel bersama OASIS di Hotel Four Points Makassar.

MAKASSAR, BKM — Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sulsel bersama PT OASIS Mitra Pratama Jakarta menggelar Pameran Kerajinan Nasional Daerah dan Produk Industri Kreatif Nusantara 2017.
Pada pameran ini menghadirkan 75 booth yang diisi para anggota Dekranasda Provinsi Sulsel serta Dekranasda kabupaten dan kota se Sulsel. Selain itu, ada kerajinan yang merupakan binaan dari perbankan, seperti BNI, BRI, BI, Bank Sulselbar. Bahkan ada pula peserta kerajinan binaan dari Pupuk Kaltim, Bontang.
Produk maupun kerajinan yang ditampilkan tidak saja berupa busana atau fesyen dan aksesoris yang merupakan ciri khas masing-masing daerah. Makanan maupun cemilan hasil olahan anggota Dekranasda kabupaten dan kota.
Tidak ketinggalan kopi dan kakao yang menjadi komoditi unggulan Sulsel ikut ditampilkan dalam pameran ini. Salah satu booth yang mendapat perhatian cukup besar dari pengunjung adalah Dekranasda Kabupaten Bantaeng.
Pasalnya, di booth ini dihadirkan anak ayam unggulan. Karena dalam tempo tiga bulan sudah bisa mencapai bobot 1,2 kilogram. Ayam bersama sangkarnya yang dibuat eksklusif dijual seharga Rp100 ribu berisi tiga ekor anak ayam.
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo meminta kepada seluruh pegurus PKK dan Dekranasda untuk mendorong Industri Kecil Menengah (IKM) agar bisa menjadi produk unggulan yang dibutuhkan di daerah ini, Indonesia, maupun negara lain.
”Saya kira ini adalah ajang promosi dan untuk mengukur sejauh mana akselerasi yang dilakukan PKK dan Dekranasda untuk mendorong IKM yang berperan dan berfungsi secara maksimal, agar IKM itu bisa menjadi produk yang dibutukan Indonesia sendiri,” ungkap Syahrul sesaat sebelum membuka pameran ini yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Senin (17/4). Pameran ini akan berlangsung hingga Kamis (20/4).
Menurutnya, pada rapat kerja ini diharapkan dapat membangun sebuah konsepsi dan membagun tiga agenda, seperti agenda IKM harus di prestasikan, yakni hasil, produk dan kualitasnya.
Ketua Dekranasda Sulsel yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Sulsel, Ayunsri Harahap, menuturkan, diketahui ada 916 IKM yang saat ini telah menjadi fokus Dekranasda Sulsel.
Dikatakan, pihaknya bersama Dekrasda melakukan kerjasama dengan BUMN atau perbankan untuk bisa mendorong IKM itu.
”Jadi empat jenis perbankan itu mempunyai peran yang berbeda-beda untuk membantu dan mendorong IKM itu,” pungkasnya.
Penanggung jawab kegiatan, Sukarniaty Kondolele, mengatakan, selama pameran berlangsung, diharapkan ada sekitar 5.000 hingga 10 ribu orang yang berkunjung. Dengan target transaksi minimal Rp1 miliar.
Pada kesempatan itu, juga ditandatangani MoU antara Dekranasda, Pemprov Sulsel dan perbankan untuk memfasilitasi pengembangan industri kreatif di Sulsel. (rhm/mir)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top