Tercemar Limbah TSL, Pohon Mangrove Mati – Berita Kota Makassar
Sulselbar

Tercemar Limbah TSL, Pohon Mangrove Mati

BKM/DARMAN ARDI MATI -- Pohon mangrove yang tumbuh di sekitar pabrik, mati. Diduga pohon mangrove ini telah tercemar limbah PT ISL sehingga pohon mangrove ini jadi mati.

PASANGKAYU, BKM — Sekitar satu hektar hutan mangrove di Tanjung Bakau, Desa Ako, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Utara (Matra), Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mati. Penyebab kering dan matinya tanaman mangrove ini, diduga karena tercemar limbah pabrik PT Tanjung Sarana Lestarai (Astra Group).
Terlihat ratusan pohon mangrove yang sebelumnya tumbuh lebat di dekat pabrik pengolahan minyak sawit milik PT Tanjung Sarana Lestari (TSL) kini berubah menjadi kering dan mati diduga karena tercemar limbah pabrik.
Selain mangrove yang mati, nelayan yang biasanya menjala ikan disekitar Tanjung Bakau juga mengeluh. Penyebabnya, daya tangkap nelayan yang biasanya mencari ikan di sekitar mangrove, kini mulai kesulitan mendapatkan ikan.
Sementara pembuangan air laut hasil olahan PT Tanjung Sarana Lestari yang seharusnya dibuang jauh dari lokasi hutan mangrove sesuai penetapan dari Badan Lingkungan Hidup dibiarkan pihak perusahan bocor dan mencemari hutan mangrove.
Mahmud, salah seorang pemancing ikan yang saat itu berada di lokasi, mengatakan, sebelum hutan mangrove mati, nelayan tidak kesulitan mencari ikan. Namun karena adanya limbah pabrik yang dibuang dekat hutan mangrove, nelayan dan pemancing sulit sekali mendapatkan ikan.

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top