Pembobol Counter HP dan Begal Ditembak – Berita Kota Makassar
Headline

Pembobol Counter HP dan Begal Ditembak

MAKASSAR, BKM — Meringis kesakitan tak henti-hentinya dilakukan Suprianto alias Anto. Remaja berusia 19 tahun ini baru saja tertembak peluru polisi. Warga Jalan Saripah Raya, Kota Makassar ini dilumpuhkan di bagian kakinya, Selasa dinihari (21/3).
Anto masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) kasus begal. Penangkapan terhadap dirinya dilakukan polisi Polsek Panakkukang. Aktivitasnya sudah diintai sejak keluar dari rumahnya di wilayah Kelurahan Paropo.
Ketika meninggalkan rumah, Anto mengendarai sepeda motor. Ia berboncengan dengan seorang rekannya bernama Resaldi alias Aldi (17), warga Jalan Abdullah Dg Sirua.
Ketika berhenti di jembatan flyover Jalan Urip Sumohardjo, petugas yang membuntuti langsung menyergapnya. Tak berkutik, keduanyapun langsung dibawa ke Mapolsek Panakkukang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Dihadapan polisi yang memeriksanya, tersangka mengaku melancarkan aksinya dengan membobol sebuah counter HP serta pembegalan di dalam wilayah hukum Polsek Panakkukang.
Ketika itu 13 Maret 2017 pukul 03.30 Wita. Anto bersama rekannya Aldi membobol counter HP di Jalan Abdullah Dg Sirua nomor 283.
”Di tempat itu saya ambil uang tunai Rp900 ribu serta beberapa kartu paket data senilai Rp2 juta,” kata Anto.
Selain itu, ia juga membawa kabur satu unit HP merek Nokia warna hitam. Sebuah tas selempang warna hitam silver yang berisi satu dompet beserta surat-surat penting berupa STNK motor, KTP dan SIM C milik korban.
Aksi pencurian lainnya dilakukan Anto di kompleks perumahan dosen UMI Jalan Dr Abdulrahman Basalamah pada bulan Februari 2017. Ia berhasil mengambil sebuah HP android merek Vivo.
Pada bulan yang sama tersangka mengaku beraksi di kompleks perumahan CV Dewi. Ia membawa kabur satu unit laptop merek Acer warna hitam.
Selanjutnya melakukan aksi jambret di Jalan Batua Raya depan SMP 8 Makassar. Juga pada bulan Februari 2017. HP merek Samsung warna putih milik korban berhasil digasaknya.
Usai diambil keterangannya, tersangka kemudian diboyong petugas guna dilakukan pengembangan kasus. Namun, di tengah perjalanan tersangka berbuat nekat. Mencoba untuk kabur dengan mendorong aparat.
Prosedur tetap (protap) ditempuh polisi. Tiga kali tembakan ke udara dilesakkan. Tapi tidak digubris.
Dor. Petugas pun mengambil tindakan tegas dengan cara melumpuhkannya pada bagian kaki kiri. Tersangka tumbang. DIapun dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk pengangkatan peluru dari tubuhnya.
Kasubag Humas Polrestabes Makassar Kompol H Burhanuddin mengatakan, penangkapan tersangka berdasarkan laporan yang telah diterima Polsek Panakkukang dengan nomor polisi LP/440/K/III/2017/Restabes mks/Sek Pnk.
”Ada tiga orang yang ditangkap dalam kasus pembobolan dan begal. Masing-masing Suprianto alias Anto yang merupakan eksekutor. Ada juga Aldi dan Fitriyani (30), warga Jalan Abdullah Dg Sirua? yang merupakan penadah. Ketiganya diringkus pada hari yang sama oleh Tim Resmob Unit Reskrim Polsek Panakkukang Panit 2 Iptu Harianto Rahman bersama Dantim Bripka Zulqadri pada hari Sabtu (18/3),” jelas Burhanuddin.
Satu dari tiga tersangka, tambah Burhanuddin, terpaksa mendapat tindakan tegas lantaran mendorong petugas saat digiring untuk pengembangan. Kasus ini masih dalam proses pengembangan. (ish/rus)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top