Sulselbar

Dewan Sesalkan BBJN Sulawesi

RANTEPAO, BKM — Hujan deras yang mengguyur wilayah perbatasan Tana Toraja dan Toraja Utara, mengakibat tanah longsor di km 10 Buntu Buaya Kecamatan Kesu. Material longsor sampai menutup badan jalan dan kemacetan pun tak terhindarkan.
Untuk membersihkan material longsor, Pemkab
mendatangkan satu unit alat berat bersama dum truk. Namun karena tanah terus bergerak dari atas membuat petugas kewalahan.
Longsor di Buntu Buaya bukan bencana yang baru, namun sangat disayangkan karena sudah sekian lama jalan provinsi tersebut menelan korban. Hingga saat ini pihak Balai Besar Jalan Nasional (BBJN) Sulawesi tak kunjung melakukan perbaikan.
Anggota DPRD Tator Alexander Pantan Rante Allo menyesalkan jalan di Buntu Buaya yang terkesna dilakukan pembiaran. Setiap kali hujan material longsor bergerak terus dari atas.
Selain menutup jalan, juga badan jalan licin sehingga butuh perhatian serius dari pemerintah provinsi. Apalagi jalur tersebut lalulintas pariwisata dari Tana Toraja ke Toraja Utara.
”Bagimana jika turis terjebak, tentu secara otomatis menjengkelkan karena wisatawan kejar waktu, apalagi obyek wisata di Toraja berjauhan butuh waktu perjalanan, ”sebut Alexnder.
Untuk itu dewan mendesak pelebaran jalan di Toraja dikebut, demikian pula kelanjutan Bandara Mengkendek dipercepat mendukung kunjungan wisman dan wisnus lebih banyak ke Toraja. (gus/D).

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top