Politik

CPNS K2 Tertipu Puluhan Juta

JENEPONTO, BKM — Besarnya animo masyarakat untuk menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) mendorong sejumlah pihak memanfaatkan hal tersebut. Seperti yang dilakukan Nirwana bersama temannya Ismail.
Mereka berhasil memperdaya Sukmawati, guru honorer SDN 30 Bontonompo, Desa Bontonompo, Desa Rumbia dan Risnawati guru honorer di SDN 24 Jangang, Desa Lebang Manai, Kecamatan Rumbia, masing-masing sebesar Rp10 juta.
Karena tidak mendapatkan kepastian dari Nirwana sesuai janji yang diberikan sebelumnya kalau mereka akan mendapat SK pengangkatan dibulan Maret, meraka lalu mendatangi Kepala Bidang Pengadaan dan PengembanganBKSDM Jeneponto, Mustakbirin di ruang kerjanya di Jalan Latopas Bontosunggu, Senin (20/4).
Menurut Risnawati, beberapa waktu lalu dirinya didatangi seorang perempuan bernama Nirwana bersama temannya Ismail dengan menggunakan mobil putih. Mereka mengaku kerja dibidang pengadaan dan pengembangan pegawai BKSDM Jeneponto.
”Waktu itu Nirwana menanyakan nomor kartu tes saat ikut ujian CPNSD beberapa tahun lalu. Tapi saya tidak lulus. Setelah mencatat nomor tes saya, pelaku (Nirwana, red) bilang lulus mako itu nanti. Tapi jalur khusus paling lama bulan Maret 2017. Pelaku bilang lagi, asal kamu bisa bayar Rp10 juta. Seperti kena hipnotis, uang hasil penjualan jagung kuning orangtuaku saya berikan Rp10 juta lengkap dengan kuitansi penerimaan,” tutur Risnawati.
Lanjut Risnawati mengatakan, pelaku Nirwana juga bilang untuk tidak bilang kepada orang lain. ”Kamu kan pakai jalur khusus. Kalau sampai bulan Maret 2017 SK CPNS mu dari pusat tidak ada, saya kembalikan uangmu. Hati-hatiko juga banyak itu penipu. Begitu pula gaya bicaranya,” lanjut Risnawati menirukan ucapan Nirwana ketika itu.
Ditambahkan, ia pun sengaja datang ke kantor BKSDM Jeneponto untuk mempertanyakan kebenaran informasi yang disampaikan Nirwana. ”Jadi bagaimana uangku kodong,” kata Risnawati dengan nada tanya kepada Mustakbirin selaku Kepala BKSDM Jeneponto.
Hal senada juga disampaikan Sukmawati yang ditemui BKM secara terpisah kemarin. Sementara itu, Kepala Bidang Pengadaan dan Pengembangan Pegawai BKSDM Jeneponto, Mustakbirin, meminta kepada seluruh masyarakat Jeneponto untuk tidak percaya kepada orang yang mengaku bisa meloloskan menjadi PNS. Apalagi kalau sampai meminta uang.
”Jika menemukan oknum seperti ini, segera lapor ke kantor kami BKSDM Jeneponto atau laporkan ke polisi terdekat. Karena itu sudah terindikasi sebagai penipuan,” tegasnya.
Tentang uang Rp20 juta yang telah diambil Nirwana dari kedua korbannya, Mustakbirin mengemukakan, pihaknya tidak bisa bertanggung jawab. Karena orang yang disebut itu bukan bekerja di BKSDM Jeneponto.
”Apalagi orang luar yang mengaku-ngaku saja. Kami tidak mau bertanggungjawab karena itu murni kriminal penipuan,” ujarnya.
Hal ini dibenarkan Kepala BKSDM Jeneponto, Aripin Nur. Dikatakan, sudah ada laporan masuk korban penipuan CPNS K2. ”Makanya disarankan, kalau ada yang demikian segera lapor ke polisi. Karena kita sulit kontrol kalau kejadiannya di luar. Lagi pula kenapa begitu gampang mempercayai orang seperti itu. Dan tidak masuk akal uang berpindah tangan uang Rp10 juta hanya dikatakan ada jalur khusus. Perlu saya tegaskan di sini, tidak itu jalur khusus. Dibayar lagi. Itu murni penipuan,” tandas Aripin Nur Kulle. (krk/mir/b)

Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top