Headline

Gugah Wajib Pajak dengan Memberi Kemudahan

Hj Zainab, Kepala UPT Pendapatan Samsat Wilayah Maros

UPAYA menggenjot pendapatan dari sektor pajak terus digalakkan. Pemerintah pusat dan daerah memaksimalkan peran serta masyarakat dalam pembangunan melalui pembayaran pajak. Seperti yang intens dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Samsat Pendapatan Wilayah Maros.
Guna memaksimalkan pendapatan daerah, khususnya dari pajak kendaraan bermotor (PKB), Samsat Maros melakukan berbagai upaya. Menggugah kesadaran wajib pajak untuk menyelesaikan kewajibannya tepat waktu, menjadi fokus perhatian Hj Zainab selaku Kepala UPT Pendapatan Samsat Wilayah Maros.
Hal itu sejalan dengan visi dan misi Samsat Maros, yaitu memaksimalkan pendapatan asli daerah yang besih, tertib, transparan, akuntabel dan inovatif.
Untuk mewujudkan hal itu, tentu diperlukan keras. ”Kerja keras dan ikhlas menjadi dasar untuk mencapai sukses,” kata Hj Zainab.
Ada banyak langah yang ditempuh dalam mencapai target pendapatan yang diberikan. Salah satunya adalah memanfaatkan seluruh potensi yang ada di kantor Samsat Maros. Mereka diajak untuk ikut serta memikirkan apa yang mesti dilakukan untuk merealisasikan kewajiban yang ada.
Selain itu, juga aktif melaksanakan sosialisasi tentang manfaat pajak. Melakukan kunjungan dengan sistem door to door pada alamat masing-masing wajib pajak. Termasuk melakukan operasi penertiban di jalan raya, minimal empat kali dalam sebulan.
Dari segi pelayanan kepada para wajib pajak, Samsat Maros memberikan berbagai kemudahan. Misalnya mereka yang tinggal agak jauh dari Kota Maros, seperti di wilayah Camba, Mallawa dan Cenrana.
Mereka tidak perlu jauh-jauh datang ke Kota Maros untuk menyelesaikan kewajibannya. Sebab telah dibuka gerai Samsat di Camba, yang khusus memberikan pelayanan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Sedangkan wajib pajak yang berdomisili di wilayah Kecamatan Tompobulu dan Tanralili, juga telah dibuka gerai Samsat di ibukota Kecamatan Tanralili. Sementara yang bermukim di wilayah Moncongloe dan sekitarnya, dapat membayar pajak kendaraannya di gerai Samsat Moncongloe.
”Kami sudah membuka tiga gerai samsat di wilayah kecamatan. Pelayanan dibuka setiap hari kerja. Semua itu untuk mempermudah wajib pajak,” tuturnya.
Selain itu, kata Hj Zainab, Samsat Maros juga mengintensifkan pelayanan Samsat Keliling. Sasarannya adalah para wajib pajak yang berdomisili di wilayah Mandai.
Samsat Keliling ini saban hari standby di jalan kompleks Lanud Sultan Hasanuddin. Kemudian bergerak di tempat-tempat keramaian yang mudah dijangkau para wajib pajak.
Dalam berbagai kesempatan, Hj Zainab selalu memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang bagaimana pentingnya pajak bagi pembangunan. Karenanya, pajak menjadi kewajiban untuk ditunaikan.
Sebenarnya apa itu pajak? Kenapa pajak itu harus dibayar? Dan untuk apa nantinya uang pajak yang dibayarkan?
Pajak adalah bentuk kontribusi wajib yang harus dibayarkan kepada pemerintah dan bersifat memaksa, dengan tidak mendapatkan imbalannya secara langsung. Imbalannya diperoleh secara tidak langsung. Sepertinya pembangunan fasilitas-fasilitas umum semacam pembangunan jalan raya, penerangan jalan dan fasilitas lainnya.
Untuk tahun ini, UPT Pendapatan Samsat wilayah Maros ditarget pemasukan khusus untuk pajak kendaraan bermotor (PKB) sebesar Rp35.572.250.000. Sementara untuk pajak bea balik nama kendaraan bermotor (BBNKB) sebesar Rp39.963.000.000.
Target yang diberikan dilihat dari potensi jumlah kendaraan yang ada di Kabupaten Maros. Untuk kendaraan roda dua jumlahnya 16.287 motor, dan kendaraan roda empat 127.433 unit. Angka itu tercatat hingga 31 Desember 2016 lalu. Jumlah tersebut terus bertambah hingga saat ini. (askari)

loading...
Comments

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top