20 Desa di Maros Masuk Daftar Merah – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

20 Desa di Maros Masuk Daftar Merah

MAROS, BKM — Sebanyak 20 desa di Kabupaten Maros masuk dalam daftar rapor merah di Kejaksaan Negeri (Kejari) Maros. Terutama dalam hal pengelolaan dana desa dan Alokasi Dana Desa (ADD).
Kepala Seksi Intelejen Kejari, Harri Surahman di kantornya, akhir pekan lalu, menjelaskan, sebanyak 20 desa tersebut dikategorikan sebagai desa yang memiliki masalah dalam hal pengelolaan dana desa.
Banyaknya penerimaan dana desa yang diterima setiap desa, membuat kepala desa bingung dalam hal pengelolaan dana desa. Hal ini membuat Kejari turun langsung melakukan pengawasan dalam bentuk TP4D.
Jika nantinya ada penyimpangan maka Kejari akan menyerahkan ke inspektorat sebagai lembaga pengawasan pemerintah. ”Kami sudah melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana desa.
Tapi tetap saja ada desa yang pengelolaan keuangan desanya amburadul. Itulah yang masuk dalam kategori rapor merah. Ada beberapa desa yang kami serahkan ke inspektorat untuk melakukan perhitungan kerugian negara.
Jika ditemukan ada desa yang pengelolaan dana desanya memiliki unsur kerugian negara, maka yang bersangkutan diminta untuk mengembalikan kerugian negara terlebih dahulu. Nanti setelah tidak bisa dipertanggungjawabkan, barulah kejaksaan mengambil alih penyelidikannya.
”Kami akan melakukan koordinasi. Dalam pengawasan dana desa, Kejari tidak pada posisi penegak hukum yang bertindak untuk penanganan kasus. Tapi lebih kepada pencegahan kasus korupsi. Kita upayakan pada penyelamatan dana pemerintah,” jelasnya.
Diantara 20 desa yang masuk raport merah, ada satu desa di Kecamatan Tompobulu yang ditemukan kerugian negara sebesar Rp150 juta. Sayangnya, Kasi Intelejen tidak merinci secara gamblang desa mana saja yang masuk dalam rapor merah. (ari/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top