Gagas Program Layak Anak – Berita Kota Makassar
Gojentakmapan

Gagas Program Layak Anak

MAROS, BKM — Kabupaten Maros pada tahun 2017 ini menggagas program kabupaten layak anak. Kerjasama dengan Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Maros, Maros akan menjadikan dua desa untuk percontohan desa ramah anak.
Untuk memuluskan program ini, LPA Maros bersama LPA Provinsi Sulsel berdiskusi dengan Ketua LPAI Pusat, Seto Mulyadi di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Pria yang akrab disapa Kak Seto ini menyempatkan berdiskusi dengan anggota LPAI Maros dan Ketua DPRD Maros AS Chaidir Syam untuk menginisiasi program kabupaten layak anak ini.
Kak Seto memaparkan, program kabupaten layak anak harus dimulai dari hal terkecil di tingkat desa. Kampanye mewujudkan kabupaten layak anak harus dimulai dari tingkat rukun tangga (RT) dan rukun warga (RW).
”Dari tingkat terkecil yakni RT/RW dengan membentuk Satgas perlindungan anak. Jadi struktur RT/RW itu bukan hanya keamanan. Tapi juga perlindungan anak. Seluruh masyarakat terlibat aktif dalam kampanye ini yang berkoordinasi langsung dengan Polsek setempat. Jika ada kekerasan atau kasus terhadap anak, maka masyarakat bisa langsung berkoordinasi dengan Polsek,” papar Kak Seto yng terkenal dengan tokoh rekaannya Si Komo.
Apalagi, lanjutnya, wilayah timur Indonesia memiliki angka kekerasan cukup tinggi terhadap anak dibanding daerah lain. Selain itu, memberdayakan masyarakat tingkat RT/RW merupakan hal yang dapat mengurangi kasus tersebut.
Kak Seto menyebut, Provinsi Sulsel dan Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi provinsi yang sangat maju dalam mewujudkan program layak anak termasuk di dalamnya kabupaten atau kota di Sulsel yang saat ini juga menggagas kabupatem layak anak melalui desa ramah anak.
Sedangkan Ketua DPRD Maros, AS Chaidir Syam, mengatakan, dua desa yang digagas menjadi percontohan desa ramah anak yakni Desa Baruga dan Desa Tunikamasea. Dua desa ini berada di Kecamatan Bantimurung.
”DPRD sendiri saat ini memiliki Ranperda tentang perlindungan anak. Itulah kita meminta masukan dari Kak Seto selaku Ketua LPAI pusat, kita berharap masukan dan saran dari Kak Seto bisa segera diimplementasikan untuk terwujudnya Perda tersebut serta kabupaten layak anak,” beber Chaidir. (ari/mir/c)

Comments

Social Media

Dalam melaksanakan tugas jurnalistik, wartawan Berita Kota dibekali tanda pengenal. Tidak diperkenankan menerima, apalagi meminta, imbalan dari siapapun, dalam bentuk apapun, serta dengan alasan apapun.

Copyright © 2017 Berita Kota Makassar.

To Top